62 views

“Pacu Itiak” Butuh Pelestarian

Mulai Sepi Peminat dan Pengunjung

Limopuluh Kota, NNews“Pacu Itiak” sebuah permainan tradisi anak nagari di Luak Limopuluah ( Payakumbuh dan Limapuluh Kota,red), butuh pelestarian dan digeliatkan menjadi salah satu daya tarik kunjungan. Pasalnya peminat dan pengunjung mulai terlihat berkurang, saat dihelat di Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang, Sabtu(15/9).

Hal itu juga menjadi keprihatianan Ketua Reinbound, Pacu Itiak, Yendri Bodra Datuak Parmato Alam saat mengahdiri lomba terbang Itik digelanggang pacu itiak Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang, Kecamatan Luak, kemarin.

Satu satunya sepertinya permainan unik melombakan itik terbang yang ada didunia. Permainan itu hanya ada di Luak Limopuluah.”Memang terlihat sepi tahun ini, dibandingkan tahun sebelumnya. Ini bisa saja dipengaruhi faktor ekonomi masyarakat,”ucap Yendri Bodra Datuak Parmato Alam, Sabtu kemarin.

Kendati demikian, Yendri Bodra Datuak Parmato Alam menyebutkan, setiap tahun akan dilakukan evaluasi supaya bisa melahirkan gagasan gasan baru, torbosan torbosan untuk kedepan seperti grandprix dengan hadiah yang lebih menarik.”Kita akan berusaha semaksimal mungkin dan merangkul kedua daerah agar memberikan perhatian lebih untuk pelestarian iven tradisi unik ini,”ucap Yendri Bodra Datuak Parmato Alam.

Sedikit informasi Pacu Itiak, menurut cerita dari mulut kemulut masyarakat seperti disampaikan, Kamardi Gawai, sudah ada semenjak tahun 1822 yang awalnya dimainkan disawah. Kemudian dikembangkan tahun 1970 yang diadakan dijalan umum Nagari Sikabu Kabu, Aur Kuning dan Sicicin, itik diterbangkan dari atas kebawah.

“Kemudian di tahun 1970 mulai lah disusun kepanitian yang diberi nama Reinbound. maka waktu itu dibentuk lah dua kepanitaan, Kabupaten Limapuluh Kota yang ketuanya semasa itu Taharrudin, sedangkan untuk ketua Reinbound Kota Payakumbuh Bapak Datuk Lelo Asih,”tutur Kamardi Gawai.(m)

Baca juga :  Jelang Indurocs, Kayukolek tak Pernah Sepi
Ekpresi penonton dan panitia disaat itik landas di garis finis, untuk melihhat itik siapa yang menjadi pemenang. (foto : Nagari News)

Majid Gindo

KIM NAGARI CERDAS INFORMASI adalah kelompok yang dibentuk oleh, dari, untuk masyarakat secara mandiri, independen dan kreatif yang aktifitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah ekonomi dalam informasi.
Majid Gindo

Majid Gindo

KIM NAGARI CERDAS INFORMASI adalah kelompok yang dibentuk oleh, dari, untuk masyarakat secara mandiri, independen dan kreatif yang aktifitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah ekonomi dalam informasi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!