Pemerintah Nagari Kapalo Koto Kab. Padang Pariaman Lakukan Kunjungan ke Seknas OpenDesa

  • Whatsapp

Limapuluh Kota,Nnews– Nagari Tajung Haro Sikabu Kabu Padang Pajang Semenjak dinobatkan menjadi Nominasi satu sebagai Nagari terbaik dalam penilaian keterbukan imformasi puplik se-Sumatera Barat, dan semenjak keberhasilan itu maka ditunjuk pulalah nagari sebagai sekretariat nasional perkumpulan Desa Digital Terbuka ( Opendesa ), sehingga menjadikan Nagari sebagai tempat studi bading oleh berapa Nagari/ Desa lain. Baik itu dari Nagari yang ada di Kabupaten limapuluh kota maupun daerah lain di Sumatera Barat dan ada juga dari luar sumbar yaitu dari Provinsi Jambi. Hal itu dikatakan oleh Hery Wanda selaku sekjen di OpenDesa.

Hari ini kita menerima kunjungan dari Nagari Kapalo Koto Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 13 orang untuk Studi tiru kesekretariat opendesa. Rombongan terdiri dari Bamus Nagari, wali Nagari, sekretaris, berserta perangkat Nagari dan Babin.

Bacaan Lainnya

Kamis 26/9 rombongan disambut langsung oleh Wali Nagari Tajung Haro Sikabu Kabu Padang Pajang Maskar.M Dt.pobo berserta ketua Bamus Musni Faisal dan berapa orang perangkat. Maskar.M Dt.pobo sangat senang banyak tamu yang berkujung ke-Nagari selain untuk menjalin tali silaturahim juga saling bertukar imformasi.

Soni Saputra Wali Nagari Kapalo Koto waktu ditemui pewarta NNews megatakan OpenSID sangat dibutuhkan bagi Nagari. Kami melihat, apa lagi diera industri 4.0 atau yang dikenal dengan era digital sekarang ini Sistem Informasi Desa (OpenSID) akan sangat mepermudah perangkat nagari dalam melayani masyarakat di Nagari dan juga membantu kita di nagari dalam hal penyampaian informasi kepada masyarakat, sebagaimana yang telah diamanahkan dalam UU nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dan peraturan komisi informasi nomor 1 tahun 2018 tentang standar layanan iformasi desa/nagari, dengan opensid kita bisa wujudkan itu semua.

Ditambahkan oleh ketua Bamus Kapalo koto Drs. Yasrizal
sebetulnya Nagari Kapalo Koto sudah lama juga mempunyai sistem informasi ini, namun masih manual belum seperti yang ada disini ucapnya. Saya selaku Bamus sangat mendukun program Sistem Informasi Desa (OpenDesa) yang telah dikembang oleh komunitas OpenSID diseluruh indonesia yang diwadahi oleh lembaga Perkumpulan Desa Digital Terbuka (OpenDesa) ini, ungkapnya.

Foto : Wali Nagari Maskar.M Dt.Pobo saat menerima cendra mata , ini merupakan produk asli Nagari Kapalo Koto Kec.Nan Sabaris Kab.Padang Pariaman yang digunakan untuk pelebur emas.

Pos terkait