84 views

“MUBES” Niniak Mamak, Akan Melahirkan Buku Adat Salingka Nagari

Pemerintah Nagari Fasilitasi Musyawarah Besar Niniak Mamak Nagari Tj.haro Sikabu-kabu pd.Panjang Kec.Luak.

Palak Juwa Limapuluh Kota, NNews– Niniak mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai dan bundo kandung Nagari Tajung Haro Sikabu Kabu Padang, Kecamatan luak Kabupaten Limapuluh kota. Mengadakan musayawarah Besar (MUBES) untuk membuat buku Adat, kegiatan mubes ini di fasilitasi oleh Pemerintah Nagari Tj.Haro Sikabu-kabu Pd.Panjang.

Buku Adat yang bakal dirancang terdiri dari , ” Adat Salingka Nagari,  Tanah Ulayat Nagari, Barih Balabeh dan batas Nagari. Musyawarah rencananya akan berlasung selama  empat (4) hari, dimulai dari pagi hingga sore.

Musyawarah dibuka oleh Wali Nagari Tajung Haro Sikabu Kabu Padang Pajang Maskar M. Dt Pobo dan  juga dihadiri oleh Bamus Nagari, ketua KAN Nagari  Y dt Parmato Alam dan beberapa orang dari Camat Luak Kecamatan Luak yang diwakili oleh Sekretaris Camat .

Bertindak selaku narasumber H.Abdul Azis. SH dt, Gindo Malano,  ketua LKAAM Kabupaten Limapuluh kota bersama H. Suhaimi dt Patiah Nan Pajang wakil ketua LKAAM kecamatan. “Dt Patih Nan Pajang selaku narasumber mengatakan buku yang akan dibuat tentang Adat salingka Nagari, yang tidak berlawanan degan peraturan adat  Minangkabau.

“Dek¬† Adat kito basiang dinan tumbuh manimbang dinan ado”, Kito harus menuruikkan zaman kini, zaman tulih, kito harus pulo membukuan kalau indak generasi mudo kito ndak tantu ¬†nantinyo jo masalah Adat. Ditambahkan oleh dt Gindo Malano kalau Adat yang sebenar Adat sama seluruh Minangkabau tidak ada perbedaan.

Melihat acara itu sangat lah penting niniak mamak  bundo kandung, alim ulama dan cadiak pandai sangat antusias sehingga ruang pertemuan sesak padat oleh ratusan angota musyawarah. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat (4) hari dari tanggal  7 sampai 10 Oktober 2019 di aula pertemuan BAMUS Nagari Tajung Haro Sikabu Kabu Padang Pajang, peserta.

Baca juga :  Emak-emak Minta Liburkan Sekolah

Pada acara pertemuan pembukaan, Senin (7/10) pemimpin musayawarah yang dipimpin langsung oleh ketu KAN bersama niniak mamak langsuang membentuk  empat(4) tim yang akan bekerja untuk penyusunan buku tersebut. Satu (1) tim berangota lima orang terdiri dari unsur niniak mamak, cadiak pandai, bundo kanduang dan pemuda.

 Salah seorang niniak mamak Ms.dt Sindo marajo waktu ditemui pewarta NNews mengatakan, “Pembuatan buku Adat salingka Nagari untuk saat ini telah  menjadi kebutuhan, maka harus segera diwujudkan. Karena saat ini banyak anak kamanakan yang tidak tahu tentang prosesi Adat yang lazim berlaku di kampung nya. Banyak masyarakat  tidak mengetahui  tentang  prosesi Adat yang berlaku di Nagari-nya dan mengambil contoh prosesi adat ke daerah lain, ungkapnya.

Mudah-mudahan ini dapat terwujud berkat usaha bersama dalam tim musyawarah besar Ninik mamak Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang ucapnya…

nagarinews

KIM NAGARI CERDAS INFORMASI :
Mewujudnya masyarakat informasi yang dinamis sebagai dasar bagi terbentuknya masyarakat madani ( civil society ) yang sehat, cerdas, terampil, kretaif, inovatif, produktif, mandiri dan berbudaya tinggi.
nagarinews

nagarinews

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) NAGARI IINFORMASI

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!