Mengenal Sosok Perantau yang Diam-diam Berbuat untuk Limapuluh Kota Sempat Teteskan Air Mata, Harapan Masyarakat dan Petani Limapuluh Kota .

Limapuluh Kota memiliki sejumlah orang-orang yang peduli dan mapan diperantauan, hanya saja kerap luput dari pemberitaan. Sebab memang keinginan berbuat tanpa harus dikenal lebih jauh, menjadi niatnya.

nagarinews.com –Limapuluh Kota

Toyota Alphard warna Putih bersih meluncur tenang menuju parkiran Tara N Pool Cafe di kawasan Koto Nan Ompek, Kota Payakumbuh, Minggu(13/10) siang.

Seorang perantau Limapuluh Kota yang biasa menetap di Malaysia dan London, Inggris ini, janjian bertemu pewarta nagarinews.com. Sekaligus meminta agar dikenalkan dengan salah tokoh masyarakat yang katanya siap mengabdi dan mengembalikan gaji atas jabatannya untuk kepentingan masyarakat.

Berawal dari cerita dan informasi dari mulut kemulut yang disampaikan masyarakat tentang kepedulian tokoh ini, nagarinews.com tertarik untuk bisa mengenal sosok anak nagari nan sukses di negeri orang tersebut, lebih dekat.

Tak biasa dipublikasi untuk kepentingan popularitas apalagi berbangga diri, Zamhar Sarkawi, akhirnya menyetujui bertemu pewarta nagarinews.com. Sebab merasa kian prihatin dengan Kabupaten Limapuluh Kota dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia yang tak kunjung menggeliat progresif.

Zamhar Sarkawi begitu nama akun facebooknya, pria kelahiran 1 April 1970 ini, berpenampilan sederhana dengan perawakan tinggi besar. Kehadirannya jauh dari kesan menonjolkan diri sebagai seorang perantau sukses.

Hanya memakai kaos oblong warna gelap, Zamhar ditemani sang istri, Nur Anis yang merupakan warga negara Malaysia, memulai diskusi hangat dengan menyampaikan keprihatinanya terhadap Limapuluh Kota.

Keterbatasan anggaran dan APBD yang tak mencukupi untuk pembangunan daerah menjadi hal paling disorot pria asal Nagari Banjaloweh, Kecamatan Bukitbarisan ini. Sebab menurutnya potensi pertanian, seharusnya membuat Limapuluh Kota lebih makmur.

Baca juga :  Ratusan Unit Plat Merah Menunggak TDU Bagi Hasil Menggantung

Hanya saja menurutnya, butuh dikelola olah orang-orang yang memiliki integritas dan kepedulian tinggi pula. Menurut Zamhar, petani Limapuluh Kota memiliki komoditi pertanian untuk eksport ke pasar dunia.

“Sebut saja, Uni Eropa yang saat ini menjadi salah satu pasar potensial dunia, Limapuluh Kota hanya butuh menemukan sedikit peluang saja untuk merebut secuil pasar itu agar bisa lebih makmur,”ungkap, Zamhar, Pria yang mengaku 18 tahun bekerja di Deprtemen Keuangan, Negara Kerajaan Malayasia ini.

Lebih banyak dibutuhkan negara orang, pria yang menganggumi Bj Habibie ini, merasa sangat khawatir dengan kemajuan Limapuluh Kota kedepan. Sehingga menurutnya perlu mengambil langkah konkret untuk pertanian Limapuluh Kota.

“Kita mendengar komoditi Gambir hanya dihargai sekitar Rp 18 ribu perkilogramnya saat ini, sementara jeruk hanya sekitar Rp 15 ribu saja perkilonya. Padahal dua komoditi ini memiliki pasar terbuka jika di eksport ke luar negeri,”sebut tokoh masyarakat yang dikenal kedermawanannya itu.

Singkat cerita, pria ini memastikan harga gambir Limapuluh Kota bisa dibeli diharga yang tinggi ditingkat petani. Sebab harga di Eropa bisa berkisar diangka Rp 4,5 juta perkilogramnnya. Kemudian jeruk sebagai salah komoditi unggulan juga bisa dihargai dengan layak jika mampu mengisi pasar internasional.

Hanya saja butuh tata kelola yang lebih profesional. Artinya tidak ada pribadi-pribadi yang diuntungkan.”Orientasi kita petani yang menikmati, bukan segelintir orang. Kita butuh sosok pimpinan daerah yang “Amanatan Billahi” untuk masyarakatnya,”sebut Zamhar Sarkawi lagi.

Menurut tokoh yang mengaku mampu menguliahkan sekitar 1.051 orang ini mengatakan, upaya untuk mengangkat ekonomi petani dan mengangkat harga komoditi ke puncak tertinggi itu hanya dibutuhkan, Hak paten, izin mengumpul, izin memproses, izin eksport dan inport.

Baca juga :  BOX MPP Payakumbuh

“Itu saja syarat untuk bisa menembus pasar dunia dan mengangkat ekonomi petani kita,”sebut tokoh yang kini tengah merabat beton bahu jalan di Limapuluh Kota sepanjang 6 kilometer dengan dana pribadi itu, terlihart sangat yakin.

Selanjutnya sebut Zamhar, sediakan aturan dan standar kualitas produk gambir dan jeruk, hapuskan sistim monopoli dagang, fokus mencari pasaran baru untuk hasil dagang. “Kemudian sediakan data komoditi sedetil mungkin. Selanjutnya berangkat ke Eropa untuk MOU, terakhir kita berharap doa dari petani agar urusan ini dimudahkan,”ucap Zamhar.

Diliputi Rasa Haru dan Air Mata

Perantau Zamhar Sarkawi (” kanan” bersama istri) asal Lima Puluh Kota dan Maskar M Dt Pobo (“kanan” bersama istri) diskusi mengenai langkah kedepan untuk Lima Puluh Kota (Foto : nagarinews.com )

Diskusi kian hangat dan mulai terbawa perasaan haru, ketika seorang tokoh masyarakat Limapuluh Kota, Maskar M Datuak Pobo menyampaikan sejumlah niatnya dalam diskusi hangat tersebut. Sebab Walinagari Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padang Panjang itu, menyatakan keinginannya untuk maju di Pilkada Limapuluh Kota dengan niat pengabdian.

Sesama perantau dan memiliki kepedulian yang hampir sama, membuat Zamhar tak menyangka, orang-orang yang peduli dan ingin ikhlas berbuat untuk Limapuluh Kota. Apalagi menyampaikan niatnya membangun sektor pertanian Limapuluh Kota.

Bahkan yang membuat suasana kian haru, ketika Maskar M Datuak Pobo mengutarakan kesiapannya jika dipercaya masyarakat menjadi Bupati, akan mengembalikan pendapatannya sebagai bupati untuk kepentingan masyarakat.

“Mari sama-sama kita bangun kampung halaman untuk bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya. Jangan seperti saat ini, orang yang dipilih rakyat hidup dalam kemewahan, sementara masyarakat yang menjadi jembatan untuk jabatan yang diduduki, berfikir keras untuk apa yang akan dimakannya besok pagi,”uzap Zamhar tak kuasa menahan harunya hingga matanya berkaca-kaca saat berbincang dengan Maskar M Datuak Pobo.

Sementara, suport dan dorongan karena kepedulian itu, membuat Maskar M Datuak Pobo juga tak kuasa menahan rasa harunya.

Baca juga :  Ketua DPRD Defenitif Diumumkan Tak Lagi Tunggu Wakil, Segera Dilantik

“Kita merasa bersemangat dan merasa sangat haru, ketika mendengar tokoh anak nagari yang sukses di luar negeri ini memiliki keinginan yang sama dengan kita,”ucap Maskar M Datuak Pobo dalam pertemuan singkat yang berkesan  dan juga diabadikan Zamhar lewat postingan facebooknya tersebut.(*)                

loading...