Balonbup Perseorangan Butuh Dukungan 22.539

  • Whatsapp

Meski Berubah, Form Dukungan Sebelumnya Tetap Berlaku

Limapuluh Kota, Nnews–Berdasarkan informasi dari akun media sosial facebook KPU Kabupaten Limapuluh Kota, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota telah menetapkan syarat dukungan minimal bagi calon bupati jalur perseorangan sebanyak 22.539 dukungan.

Sesuai rellis di akun media sosial KPU Limapuluh Kota, penetapan ini dilaksanakan melalui rapat pleno KPU Kabupaten Lima Puluh Kota di aula Kantor  yang dihadiri oleh seluruh anggota KPU dan Sekretariat KPU Lima Puluh Kota, Sabtu (26/10).

Bacaan Lainnya

Mengacu pada rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir Kabupaten Limapuluh Kota (pada Pemilu Serentak tahun 2019) adalah sebanyak 265.161 pemilih.

Berdasarkan hasil rapat pleno KPU Limapuluh Kota, ditetapkan jumlah DPT pada Pemilu terakhir Tahun 2019 yang akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan syarat dukungan minimal paling sedikit 8,5% dari DPT untuk Calon Perseorangan. Sehingga Calon Perseorangan harus mengumpulkan dukungan minimal sebanyak 22.539 Pemilih.

Selain menentukan syarat dukungan minimal KPU Limapuluh Kota juga menetapkan sebaran minimal dukungan bagi Calon Perseorangan sebanyak lebih 50 persen dari 13 Kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, sehingga calon perseorangan harus menyebarkan dukungan paling sedikit di 7 Kecamatan.

KPU Lima Puluh Kota juga mengeluarkan Formulir Dukungan (Model B.1-KWK) untuk Calon Perseorangan seusai dengan surat edaran KPU RI Nomor 2096/PL.02.4-SD/01/KPU/X/2019 yang dapat diunduh di website KPU dan untuk pengumuman resmi terkait dukungan dan sebaran calon perseorangan akan disampaikan KPU Lima Puluh Kota pada 25 November 2019

Ketua KPU Limapuluh Kota, Masnijon yang coba dihubungi Padang Ekspres via telepon genggamnya, Senin(28/10) malam belum menjawab. Meski dicoba dua kali panggilan untuk konfirmasi kapan jadwal mulai boleh dilakukan pengumpulan dukungan untuk calon perseorangan. Begitu juga dengan pesan whatsaap hingga berita ini selesai disusun, belum ada jawaban.

Sementara form dukungan B1-KWK untuk calon perseorangan, sempat menjadi pertanyaan. Sebab terjadi perubahan model form dukungan B1-KWK, sementara ada bakal calon bupati (Balonbup) jalur perseorangan yang sudah mengumpulkan dukungan. Bahkan sudah mencetak form dukungan hingga batas minimal.

“Ya, kita sudah mencetak sekitar 30 ribu form dukungan, kemudian ada perubahan katanya. Sehingga terpaksa pengumpulan dukungan sempat terhenti. Sekarang sudah boleh kembali menggunakan form lama, sebab perubahan tidak terlalu mendasar,”ungkap salah seorang tim pengumpul dukungan salah satu balon bup jalur perseorangan beberpa waktu lalu.

Divisi Hukum KPU Kabupaten Limapuluh Kota, Amfreizer membenarkan ada perubahan form B1-KWK, namun tidak masalah dan yang sebelumnya tetap berlaku. Menurut Amfreizer, telah dilakukan Rakor Divisi Teknis, persiapan penetapan syarat min calon perseorangan, .Jumat (25/10).

Kesimpulan dan isi rapat itu diantaranya memuat, jika ada yang menanyakan atau waktu penyerahan menggunakan form B1-kwk yang lama, maka tetap bisa diterima, karena tidak mengurangi substansi terhadap dukungan calon. “Kemudian jika disisip dengan tulisan tangan oleh tim unt menambahkan pekerjaan pada form B1-KWK yang baru tetap diterima. Karena untuk memastikan selanjutnya juga dilakukan verifikasi faktual di lapangan,”terang Amfreizer.

Informasi yang berhasil dirangkum pewarta Nnews di KPU Limapuluh Kota, berdasarkan risalah rapat tentang penetapan pedoman teknis dan kegiatan mingguan di KPU Limapuluh Kota, Sabtu(26/10) didapat beberapa poin penting yang harus diketahui sebagai bagian tahapan Pilkada serentak 2020 mendatang.

Pertama, rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap DPT Pemilihan Umum tahun 2019 di tingkat Kabupaten Limapuluh Kota sebanyak 265.161 (Dua Ratus Enam Puluh Lima Ribu Seratus Enam Puluh Satu) pemilih sebagai dasar penghitungan jumlah minimum dukungan persyaratan pencalonan bagi calon perseorangan untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota Tahun 2020.

Kedua, persentase dukungan persyaratan pencalonan bagi calon Perseorangan untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota Tahun 2020 sebesar 8,5 persen (Delapan Setengah Persen) dari jumlah Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum Tahun 2019 di tingkat Kabupaten Lima Puluh Kota.

Ketiga, persyaratan pencalonan berupa jumlah minimum dukungan bagi calon perseorangan untuk pemilihanBupati dan Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2020 adalah 8,5 % x 265.161 = 22.538,685 dibulatkan keatas menjadi 22.539 (Dua Puluh Dua Ribu Lima Ratus Tiga Puluh Sembilan) pemilih.

Keempat, jumlah dukungan sebagaimana dimaksud pada angka 3 (tiga), harus tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, dengan uraian: 50% x 13 (tiga belas) kecamatan = 6,5 dibulatkan menjadi 7 (tujuh) kecamatan.

Kelima, bentuk dan jenis formulir surat pernyataan dukungan pasangan calon perseorangan dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota Tahun 2020 sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari berita acara ini.

Keenam, formulir B1-KWK berdasarkan Surat Edaran Nomor 1917/PL.1.9-SD/06/KPU/IX/2019 tanggal 3 September 2019 yang tidak tercantum item pekerjaan dapat ditambahkan dengan tulisan tangan dan dinyatakan tetap berlaku sebagai syarat pernyataan dukungan pasangan calon perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota tahun 2020.

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan yang berniat maju menjadi kandidat Kepala Daerah pada Pilkada serentak 2020 mendatang membenarkan memang tidak ada jadwal kapan bacalon mengumpulkan dukungan. Namun menurutnya secara tersirat sejak dikelaurkannya blanko dukungan sudah boleh mengumpulkan dukungan.

“Kemudian untuk perubahan blanko form dukungan perseorangan B1-KWK, perubahannya tidak substansial. Sehingga blanko lama tetap bisa digunakan dengan menambahkan item pekerjaan yang sebelumnya tidak dicantumkan. Begitu informasi KPU yang kita terima,”ucap Ferizal Ridwan.(nn)

Pos terkait