Listrik Padam hingga 24 Jam

  • Whatsapp
?

Seratusan Lebih Rumah Terdampak Angin Kencang

Limapuluh Kota, NNews–Akhirnya listrik ke Nagari Tanjuang Haro Padang Panjang, Kecamatan Luak kembali menyala pasca tiang dan kabel jaringan dihantam robohnya pohon Beringin besar di, Bukiksitbua, Kota Payakumbuh akibat angin kencang, Minggu(10/11).

Bacaan Lainnya

Dampak angin kencang yang merubuhkan pohon beringin besar itu, selain memutus aliran listrik juga menyebabkan arus lalu lintas di jalan raya Payakumbuh-Lintau terpaksa dialihkan kesejumlah jalan alternatif. Hingga Senin sore, pohon masih terlihat masih menghalangi jalan.   

“Listrik sudah kembali menyala sejak sore tadi (Kemarin, red). Memang listrik sempat padam sejak Minggu(10/11) kemarin hingga Senin(11/11) sore ini,”ucap Muhammad Reflin warga Nagari Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padang Panjang, Senin sore.

Manager Area PLN Payakumbuh, EddY SP menyampaikan, malam ini semua listrik diwilayah kerja PLN Payakumbuh yang membawahi Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Tanah Datar, sudah menyala.

“Teman-teman sudah memperbaiki seluruh jaringan yang rusak, alhamdulillah malam ini semua listrik sudah menyala semua. Jika masih ada yang belum menyala atau beberapa rumah, sil;ahkan diinformasikan segera,”ucap Manager PLN Payakumbuh ini, merespon cepat setiap keluhan listrik.   

Informasi yang berhasil dirangkum Pewarta NNews disejumlah nagari di Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, terdapat seratus lebih rumah yang mengalami dampak angin kencang dalam skala besar dan kecil. Skala besar dengan kriteria sebagian besar atap diterbangkan angin.

Nagari Mungo

“Kita dinagari Mungo terdapat sebanyak 39 rumah yang mengalami kerusakan, satu ekor ternak sapi akhirnya mati disembelih, sebab mengalami patah tulang setelah lari akibat terkejut karenan kandangnya roboh,”ucap Kepala Urusan Tata Usaha, Nagari Mungo, Thelmi Zani saat dihubungi Pewarta NNews.

Nagari Andaleh

¬†Terpisah, Walinagari Andaleh, Harmen Sastra mencatat sebanyak 50 rumah di nagarinya mengalami kerusakan akibat angin kencang. Delapan diantaranya mengalami kerusakan berat.”Kerusakan berat atap rumah sebagian besar diterbangkan angin. Kita sudah buatkan SK nya dan segera dikirim ke Pemkab Limapuluh Kota,”ucap Harmen Sastra.

Nagari Tj.Haro Sikabu-kabu Pd.Panjang

Sementara di Nagari Tanjuang Haro, Sikabu-kabu Padang Panjang, Kepala Seksi Pelayanan dan Kesejahteraan, M Rizki menyebutkan, ada sekitar 30 rumah warga terdampak angin kencang. Sebanyak 12 rumah dikategorikan mengalami rusak berat.

“Hari ini (kemarin, red) Baznas Kabupaten Limapuluh Kota sudah menyalurkan sebanyak 15 kodi atap seng. Kita bersama Pemerintahan Nagari dibawah pimpinan Pj Nagari, Ibu Nina akan menyerahkan bantuan ke masyarakat besok (hari ini, red),”ucap M. Rizki.

Terkait data dampak bencana nagari lainnya, Pewarta NNews belum mendapatkan informasi. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol, sepertinya masih mengumpulkan data dilapangan dan kondisi ril pasca angin kencang disejumlah nagari.(m) 

Pos terkait