Sepuluh Titik Jadi Tempat Sampah Sembarangan

  • Whatsapp

Dipantau Tingkat Kesadaran Masih Rendah


Payakumbuh, Nagarinews.com–Tingkat kesadaran masyarakat menjaga lingkungan masih kurang, masyarakat masih buang sampah pada titik yang dilarang. Sehingga butuh penyadaran bersama, menjaga lingkungan tugas bersama pemerintah dan masyarakat.

“Beberapa titik sepanjang Jalan bypass Diponegoro di kelurahan Subarang Batuang menuju Kelurahan Parik Muko Aia dimana banyak sampah berserakan di pinggir Jalan Raya tersebut”, ungkap Kabid Kebersihan Hepi, pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Payakumbuh saat dihubungi, Senin (18/11).

Bacaan Lainnya

Dilanjutkan Hepi, tidak hanya di sekitar Jalan bypass, masih banyak juga di titik lain sampah yang masih berserakan seperti diseputaran Jalan Gajah mada menuju ke Kelurahan Koto Baru payobasuang Kecamatan Payakumbuh Timur.

Dari segi sarana yang ada, pemerintah Kota payakumbuh saat ini melalui Dinas Lingkungan Hidup sudah cukup menyediakan perlengakapan untuk melakukan penjemputan sampah langsung ke titik titik yang sudah ditentukan, dan bahkan untuk alat pengangkut sampah seperti becak motor yang ada di kelurahan, akan langsung menjemput ke rumah-rumah warga.

Hepi juga menyampaikan beberapa titik lokasi rawan yang masih banyak ditemui pembuangan  sampah sembarangan yang masih terjadi sampai saat ini, jalan M Yamin di batas kota arah Batangtabik, Jalan Gajah Mada By Pass menuju Kelurahan Payobasuang, Jalan Diponegoro by pass sampai simpang Parik, kemudian Jalan Jakarta di seputaran Daerah Lundang di simpang tiga samping show-room motor kawasaki.

Selain itu, sampah juga terlihat di Jalan Soekarno Hatta di Seputaran Ngalau sampai batas kota, Pasar Ibuah Barat di simpang depan Apotek dhika farma, Jalan M Yamin depan kantor PDAM yang juga sebenarnya bukan tempat penampungan sampah sementara.

“Sungai seperti batang agam juga masih menjadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat, terakhir di Jalan Ade Irma Suryani di simpang tiga RSUD yang juga tempat dilarang, tetapi masih banyak masyarakat sekitar yang membuang sampah di lokasi tersebut,”ucap Hepi lagi.

DLH saat ini telah menempatkan personil Satuan tugas kebersihan sebanyak 8 orang pada 4 titik setiap hari pada lokasi yg sudah ditentukan. Dan ini masih sangat terbatas jika dibandingkan dengan luas dan banyaknya tempat yang rawan termasuk Tempat Penampungan Sementara Sampah yang ada.(m)        

Pos terkait