Warga Adukan Jalan Jorong Kabun yang Rusak

  • Whatsapp
Anggota DPRD sekaligus ketua Fraksi PKS, Zukron, ketika melakukan kunjungan lapangan di Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban. (Aking for Nagarinews.com)

Limapuluh Kota, Nagarinews.com–Belasan warga Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban menyampaikan, kondisi jalan ke Jorong Kabun, yang rusak ke anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Zukron yang berkunjung kemasyarakat, Sabtu(16/11) siang.

Sesuai rellis yang dikirimkan ke Pewarta Nagarinews.com, keluhan perihal kondisi infrastuktur dan kebutuhan pertanian tersebut, menjadi pesan utamayang disampaikan masyarakat dan berharap segera menjadi perhatian pemerintah. Aspirasi tersebut disampaikan warga pada pertemuan tatap muka bersama tiga kelompok tani.

Bacaan Lainnya

“Jalan nagari kami sudah tidak layak Pak Ustad (Zukron). Kapan informasinya mau diperbaiki? Kami juga kesulitan mendapat akses, bantuan fasilitas pertanian ke pemerintah, karena kurang paham dengan mekanismenya,”ungkap Rita, Ketua Kelompok Tani Panca Karya, Jorong Padang Tangah, Nagari Halaban, Sabtu(16/11) siang.

Jalan yang rusak tersebut merupakan jalan lingkar dari jalan raya Halaban menuju Jorong Kabun sepanjang 2 kilometer. Kini, kondisi jalan tersebut, sudah banyak berlobang dan berbatu. Kendaraan roda empat, sulit melalui akses jorong yang dihuni sekitar 200 KK itu.

Selain itu, Ketua Kelompok Tani Kasih Bunda di Jorong Kabun, Rismaini sangat dinantikan kelompoknya yang aktif dalam usaha perkebunan. Sehingga membutuhkan bantuan sarana pendukung dan alat-alat pertanian yang lebih baik. Saat ini kelompok tani tengah aktif bertanam sayur dan jagung.

Mendengar keluhan para petani, Zukron menyebut masyarakat terutama di wilayah pinggir harus sabar dan lebih pro-aktif. Sebab, saat ini pemerintah bersama DPRD sedang membahas penyusunan rancangan anggaran APBD 2020. Terkait akses jalan di Jorong Kabun, katanya, akan dilaksanakan pengerjaannya pada 2020 apabila sudah masuk dalam skala prioritas pembangunan kecamatan LSH tahun mendatang.

“Jika sudah masuk skala prioritas, pasti masuk ke dalam APBD. Kita di DPRD pasti akan mengawal, agar pengerjaannya terlaksana tahun depan. Yang penting, bapak ibuk sabar dan tidak malu-malu bertanya kepada kami selaku wakil rakyat,” kata Zukron, Ketua Fraksi PKS DPRD  Limapuluh Kota.

Begitu juga terhadap bantuan fasilitas pertanian dan lainnya, Zukron meminta agar masyarakat pro-aktif menyampaikan persoalan kepada para wakil rakyat. Mengingat, DPRD memiliki fungsi legislasi yang bertugas menjaring serta menyuarakan seluruh aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan.

Ketua DPC PKS Limapuluh Kota itu juga meminta, agar kelompok tani selalu aktif dan menguasai manajemen administrasi. Minimal terkait data-data yang dibutuhkan oleh pemerintah, agar bantuan yang sedianya dapat diberikan ke petani dapat terealisasi dengan tepat sasaran.

“Tidak hanya di bidang pertanian, peternakan misalnya juga seperti itu. Sangat banyak bantuan program sedang diupayakan pemerintah saat ini, khusus buat menunjang perekonomian masyarakat petani,” tutur Zukron.

Termasuk bantuan beasiswa di bidang pendidikan serta bantuan rumah tak layak huni bagi warga miskin. Selain menyampaikan informasi kegiatan pemerintah dan DPRD, Zukron juga sempat mengutarakan kiat-kiat pengembangan usaha kelompok pertanian, agar lebih menambah angka produksi.(m)

Pos terkait