Baznas Siap Bantu Rumah Amblas di Koto Alam

  • Whatsapp

Limapuluh Kota, NNews–Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Barat, Prof. DR. Edi Safri, tinjau lansung rumah amblas di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Rabu(18/12).

Meski belum merinci secara tegas berapa jumlah bantuan yang akan diberikan, namun Baznas menyebutkan akan mengalokasikan anggaran minimal sebesar Rp 15 juta untuk rumah yang terdampak tanah amblas paling parah di Nagari Koto Alam tersebut.

Bacaan Lainnya

“Saat ini kita melihat ada empat rumah masyarakat yang benar-benar amblas hingga merusak secara total bangunan rumah. Kita siapkan bantuan bagi keempat rumah tersebut, namun kita sarankan untuk mencari lokasi baru yang lebih aman. Berapa besar bantuannya nanti, kita akan bicarakan lagi di Baznas Sumbar “ucap Edi Safri saat melihat secara langsung kondisi rumah amblas, kemarin.

Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Sumbar yang didampingi Kepala Pelaksana Baznas, Astepenson menyebutkan, bantuan akan segera direalisasikan tahun ini juga.”Mekanisme penyaluran bantuannya nanti, kita rencanakan melalui Baznas Kabupaten Limapuluh Kota,”sebut Edi Safri diamini Jonres Marianto dan Akmul DS dari Baznas Kabupaten Limapuluh Kota.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Baznas Sumbar bersama Baznas Kabupaten Limapuluh Kota ini, ada empat rumah yang terdampak bencana tanah bergeser paling parah. Sementara ada dua rumah lainnya yang dinilai juga mengalami kerusakan ringan.

Empat rumah yang dinilai paling parah tersebut, rumah milik Syamsir SY, Afridas, Edwar dan rumah milik Bustaman. Keempat rumah ini sama sekali tidak bisa ditempati lagi. Bahkan jikap tetap dibangun ditempat yang sama, akan sangat riskan terhadap ancaman bencana.

“Melihat kondisi sepintas disetiap jorong yang ada di Nagari Koto Alam, sebagian besar sangat beresiko terdampak bencana. Sebab berada dilereng perbukitan dengan kemiringan yang cukup terjal,”ucap Wakil Ketua I Baznas Sumbar ini.  

Walinagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto baru, Abdul Malik menunjukkan daftar nama rumah warga yang amblas akibat pergesaran tanah kepada Wakil Ketua I Baznas Sumbar, Prof Dr Edi Safri di Koto Alam, Rabu(18/12).  

Rencanakan Pembangunan di Tempat Lebih Aman

Edi Safri menyarankan, perlu dikaji secara serius solusi antisipasinya,”Sepertinya untuk antisipasi jangka panjang, relokasi pemukiman penduduk dikawasan sangat berbahaya ke tempat yang lebih aman menjadi salah satu alternatif,”tukas Edi Safri.      

Sementara Walinagari Koto Alam, Abdul Malik menilai bantuan untuk merelokasi rumah yang terdampak membutuhkan biaya cukup besar. Sebab rumah yang rusak harus dibangun baru.”Kita bersyukur rencana bantuan yang akan disalurkan Baznas, hanya saja untuk membangun rumah ditempat yang baru akan memakan biaya cukup besar,”ucap Abdul Malik.(nn)

Pos terkait