Shariq, Balita Malang Penderita Meningitis yang Butuh Uluran Tangan

  • Whatsapp


Orang Tua Hanya Penjaja Sate Keliling 

Berusia sekitar satu tahun delapan bulan, balita malang pemilik nama, Muhammad Sharique Zafran Lubis, menghadapi penyakit serius. Anak pasangan  Khairul Hayati dan M. Nizar Lubis warga Jalan H. Agus Salim Kelurahan Sicincin Hilir Kecamatan Payakumbuh Timur ini, divonis terkena  meningitis.

Bacaan Lainnya

Nagari-news.com–Payakumbuh

Terbaring belum sadarkan diri sejak beberapa hari lalu, selang infus dan perlengkapan medis terpasang ditubuh mungilnya disalah satu rumah sakit di Kota Padang. Begitu informasi kondisi anak yang biasa disapa Shariq itu diperoleh NNews, Rabu(22/1) malam. 

Sementara sang ayah tergolong masyarakat kurang mampu dengan andalan sumber ekonomi sebagai penjaja sate keliling. Meski tetap berupaya  mengurus  jaminan kesehatan BPJS, tambahan  biaya selama Shariq di rawat telah mencapai angka belasan juta. 

Kondisi anak Pasutri kurang mampu itu pertama kali diinformasikan oleh Arul, Relawan Kemanusiaan di Luak Limopuluah (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, red). Menurut Arul melalui pesan di salah satu media Sosial, keluarga kurang mampu itu butuh uluran tangan agar bisa meringankan beban yang tengah dipikul, apalagi sejak Shariq dirawat, orang tuanya tidak bisa mencari nafkah.

“ Kita sangat kasihan melihat kondisi keluarga M. Nizar Lubis, mereka tergolong keluarga kurang mampu. Untuk biaya pengobatan anaknya yang mencapai belasan juta, saat ini tengah diurus BPJS, sementara biaya sehari-hari selama mendampingi anaknya menjalani pengobatan juga cukup besar.” Sebut Arul.

Sementara orang tua Shariq, M. Nizar Lubis menyebutkan bahwa saat ini buah hatinya itu belum sadarkan diri, meski tidak mempunyai uang untuk biaya pengobatan anaknya. Namun penjual sate yang kerap terlihat berjualan di daerah Sicincin, Payobadar dan daerah lainnya di Payakumbuh itu, yakin pertolongan akan datang untuk meringankan bebannya itu.

“ Saat ini Shariq masih belum sadarkan diri, selang masih terpasang di hidungnya. Sebelum dirawat di Padang, ia juga sempat dirawat di salah satu rumah sakit Payakumbuh, namun akhirnya harus dirujuk.” Sebut M. Nizar, Rabu (22/1).

Lebih jauh Nizar menceritakan, bahwa awalnya anaknya itu mengalami sakit (demam) hingga tak mau makan. Selama lebih kurang empat hari, demam anaknya itu tak kunjung berkurang, malah tubuhnya kian lemah, hingga ia memutuskan membawa Shariq berobat ke salah satu rumah sakit di Payakumbuh, hingga akhinrya dirujuk ke Padang.

“Menurut dokter, anak saya menderita Meningitis. Saat sampai di Padang beberapa hari lalu, anak saya langsung diberi pertolongan oleh dokter. Slang dipasang dari mulut ke hidung.” Ucap Nizar saat dihubungi via telepon genggamnya.

Meningitis merupakan peradangan yang terjadi pada meningen, yaitu lapisan pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang.

Bagi masyarakat yang peduli dengan derita yang menimpa balita malang ini, bisa menyalurkan bantuan melalui Rekening Bank BNI a.n. M. Nizar Lubis09043102267 atau mengubungi nomor telpon : 081275937703.(***)

Pos terkait