Keluhan Didengar, Alat Berat PU Provinsi Tiba di Galugua

  • Whatsapp

Tidak perlu diguyur hujan lebat, gerimis saja cukup menjadikan Galugua terisolasi. Sebab jalan tanah sepanjang hingga 6 kilometer sama sekali tak bisa dilewati kendaraan bermotor. Sehingga pasokan kebutuhan pokok menjadi tersendat.  NNews (red) 4/02/2020 : Gerimis Saja, Pasokan Sembako Tersendat ke Galugua

Foto : Alat berat Dinas PU Provinsi Sumbar sedang memperbiki jalan terparah di Galugua, Kecamatan Kapur IX. Sebab kondisi jalan rusak membuat warga terisolasi di tiga jorong.

Keluhan Warga Galugua Didengar, Alat Berat PU Provinsi Tiba di Galugua

Limapuluh Kota,NNews– Jalan rusak parah yang membuat warga Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX terisolasi, akhirnya dibantu Dinas (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Barat dengan mengirimkan satu unit alat berat untuk menanggulangi kondisi jalan terparah, Minggu(9/2).

Bacaan Lainnya

“Jalan dengan kondisi terparah dengan lumpur paling tak isa dilewati itu, berada dikawasan Pontinantui hingga ke persimpangan Jorong Tanjuang Jajaran. Saat diguyur hujan seperti saat ini, sangat sulit melewatinya,”sebut salah seorang warga, Patria yang biasa disapa Papat ini, Minggu pagi.

Warga lainnya yang sangat berharap ada perbaikan jalan, mengaku terkejut saat satu unit alat berat sudah berada di jalan terparah tersebut Minggu pagi.

Namun warga sangat senang, sebab harapan untuk perbaikan jalan bisa diwujudkan.

“Meski hanya untuk sekedar perbaikan sementara dengan menyingkirkan tanah lumpur dan meratakan tanah keras untuk bisa dilewati kendaraan roda empat, kami sudah cukup bersyukur,”sebut warga, Andre, Ermen, Cedi dan Ijon, bersyukur.

Ditambahkan Papat, sebelumnya memang sampaikan keluhan masyarakat lewat media. Sebab kendaraan pengangkut kebutuhan pokok sejak musim hujan beberapa bulan terakhir, kerap tersendat.

“Kendaraan tidak bisa menembus kondisi jalan berlumpur dan becek ke Galugua. Sehingga pasokan kebutuhan terganggu,”tambah Papat.

Galugua memiliki jalan cukup panjang sebagai penghubung antar jorong, nagari yang berada di ujung Limapuluh Kota dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Kampar tersebut, memiliki akses jalan tersulit.

Memiliki empat jorong, Jorong Mongan merupakan jorong paling dekat dengan akses nagari lainnya di Kapur IX. Sementara Jorong Galugua, Koto Tongah merupakan dua jorong yang berada cukup jauh kedalam hutan.

Sementara Jorong Tanjuang Jajaran merupakanjorong yang berbatasan langsung dengan Rokan Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Sehingga kewenangan jalan ke Nagari Galugua juga ada dua, jalan kabupaten menuju Jorong Kototongah dan Galugua, kemudian disebut sebagai jalan strategis provinsi untuk ruas hingga Jorong Tanjuang Jajaran.

Camat Kapur IX, Fery Aryantoni menyebutkan, alat berat yang dikirim ke Galugua, merupakan alat berat milik Dinas PU Provinsi Sumbar untuk membantu perbaikan kondisi jalan terparah.

“Memang alat kemarin mulai bergerak menuju Galugua, saat ini informasi masyarakat alat sudah sampai dan mulai membantu pengerjaan perbaikan kondisi jalan terparah,”ucap Camat Kapur IX, Fery Aryantoni, Minggu malam via pesan whaatsAps nya.(nn)

Pos terkait