Tuntut Pemekaran, Ratusan Warga Datangi DPRD

  • Whatsapp

Limapuluh Kota, NNews– Sedikitnya sekitar 200 orang warga Nagari Persiapan Uluaie, Kecamatan Harau, datangi kantor DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (10/2). Warga menuntut agar Uluaie menjadi nagari defenitif, terpisah dari nagari induknya, Nagari Harau.

Tuntutan ini memuncak dan tak bisa dibendung, setelah sebelumnya sejak tahun 2001 Uluaie telah mengusulkan untuk menjadi nagari mandiri.

Bacaan Lainnya

Karena jarak antara Nagari Uluaie dengan pusat administrasi nagari yang cukup jauh, menjadi alasan utama warga yang patut dimekarkan.

“Inilah alasan kami bersama, sehingga patut rasanya dipertimbangkan untuk segera mengabulkan kebutuhan masyarakat,”ungkap Koordinator unjuk rasa, Iskarmon Basir dihadapan massa dan Ketua DPRD kabupaten Limapuluh Kota bersama anggota.

Foto : Demo warga Uluaie (10/2)

Sementara menurut Datuak Pucuak, tidak mungkin Uluaie dikembalikan ke nagari Induk. Sementara register sudah dikeluarkan pemerintah provinsi.

“Kami tidak ingin kembali ke nagari induk,”tegas Datuak Pucuak dihadapan Ketua dan anggota DPRD Limapukuh Kota, Senin pagi.

Susah dan jauhnya jarak antar Uluaie dengan pusat administratif Nagari Induk, ditambah adanya kepentingan Nasional, BKSDA dan Flyover Kelok 9.”Kami siap menjadi nagari mandiri,”ucap Datuak Pucuak lagi.

Sementara tokoh masyarakat lainnya, Datuak Gadiang dalam orasinya menyebutkan, sebelumnya tahun 2013 juga sudah disuarakan,”Namun hanya dapat jawaban berupa nyanyian rindu semata dengan menjadi nagari persiapan.

Sementara surat dari provinsi kami disuruh kembali ke nagari Induk. Tidak akan kembali ke nagari Induk. Tak perlu dana desa hingga 20 tahun pun tak masalah, Uluaie kaya dan punya SDM. Kami bisa mendirikan usaha-usaha untuk menjalankan pemerintahan,”tegas Datuak Gadiang disambut sorak warga, kemari.

Tentunya wajar masyarakat meminta agar menjadi nagari sebab jarak dari Uluaie 27 kilometer, melalui tiga nagari sebelum sampai di pusat pemerintahan nagari. Hal itu menjadi poin utama kenapa masyarakat menuntut pemekaran nagari Uluaie perlu dilakukan.

Jumlah kepala keluarga sudah 930 lebih, semoga dari sisi kependudukan tidak lagi menjadi persoalan bagi pemerintah untuk menjadikan Uluaie sebagai Nagari Mandiri. “Sebagian kawasan di Uluaie adalah hutan lindung dan kawasan BKSDA. Semoga menjadi pertimbangan untuk pemekaran nagari sebagai kebijakan strategis dan khusus,”ungkap Walinagari Harau sebagai walinagari induk, Syukriandi.(nn)

Pos terkait