Ketika Tumbuhan Rumput Bisa Cegah Erosi

  • Whatsapp

Pemkab-TNI Tanam Vetiver di Kawasan Rawan Longsor

Vetiver : Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe bersama Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi tanam rumput Vetiver penahan erosi

NNNews, Limapuluh Kota– Memiliki topografi berbukit dan berlembah, diperparah tanah yang labil, Kabupaten Limapuluh Kota memiliki sejumlah kawasan rawan bencana. Sehingga perlu upaya-upaya strategis minimalisir resiko. Seperti apakah upaya yang diprkarsai TNI ini?

Bacaan Lainnya

Dipimpin Komandan Kodim (Dandim), Letkol Kav Ferry Lahe dan jajaran Kodim 0306/50 Kota bersama Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dan sejumlah OPD melakukan penanaman bibit rumput Vetiver di daerah-daerah yang rawan terjadi longsor.

 
Penanaman sejenis rumput itu dilakukan disalah salah satu kawasan rawan longsor Kelok 9, Nagari Persiapan Ulu Aia,  Kecamatan Harau, Selasa (11/2).

Vetiver  atau disebut chrysopogon zizanioides ini merupakan tumbuhan sejenis rumput yang masuk dalam keluarga Poaceae dan berasal dari India.  Vetiver berkerabat dekat dengan sorghum, tetapi juga memiliki karakteristik morfologi yang serupa dengan rumput harum lainnya, seperti serai (lemongrass), palmarosa dan citronella.

Tanaman vetiver bisa tumbuh hingga ketinggian 1,5 meter. Ciri-cirinya memiliki batang yang tinggi dan daun panjang serta tipis. Bunga vetiver berwarna ungu kecokelatan dengan akar yang tumbuh ke bawah hingga sedalam 1,8 meter.

Sehingga tumbuhan ini direkomendasikan sebagai tumbuhan yang mampu meminimalisir terjadinya pergerakan tanah. Sehingga sangat cocok di jadikan tanaman dilereng perbukitan yang rawan longsor. 
Penanaman dipimpin langsung Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi didampingi Dandim 0306/50 Kota,  Letkol Kav Ferry Lahe, Kalaksa BPBD Joni Amir, Camat Harau, Andri Yasmen serta beberapa aparat TNI/Polri dan seluruh komponen mitigasi bencana.

Menurut Irfendi, penanaman yang diperkasai Kodim ini dilakukan sebagai upaya menahan erosi dilahan-lahan yang rawan terjadi bencana longsor. “Seperti kita ketahui bersama, daerah ini sangat rawan terjadi longsor, untuk itu penaman berapa bibit Pohon vetiver menjadi solusi dalam  mencegah erosi,”ujar Bupati Irfendi.

Kedepan, piihaknya akan terus mengembangkan bibit vetiver di Kabupaten Limapuluh Kota, guna disebarkan di seluruh wilayah yang rawan terjadi erosi. 

“Hal ini sesuai dengan intruksi presiden dalam rakornas BNPB berapa waktu lalu. Dimana, setiap kepala daerah dan jajaran diintruksikan menanam tumbuhan ini  dalam mengatasi longsor,” sebut Irfendi didampingi Dandim Letkol Kav Ferry. 

Senada, Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir menyebutkan, rumput Vetiver merupakan tumbuhan sejenis rerumputan dimana di indonesia dikenal dengan sebutan akar wangi.

Saat ini,  vetiver menjadi salah satu solusi untuk menguatkan struktur tanah melalui akarnya yang dapat tumbuh hingga cukup dalam dari permukaan hingga kedalam tanah 

“Diyakini rumput vetiver bisa mencegah longsor dan banjir karena punya akar yang kuat. Untuk itu,  sesuai perintah bupati kita akan kembangkan tanaman ini dan disebar diseluruh wilayah yang rawan terjadi longsor terutama di Jalan Lintas Sumbar-Riau,” tutup Bupati.(*) 

Pos terkait