Gawat, Modus Baru Pengiriman Narkoba Jarak Jauh

  • Whatsapp
Modus Baru : Satu Tersangka Penutup Antik 2020

Payakumbuh, NNews–Sepertinya para penyalahguna narkoba tak pernah kehabisan akal berupaya mengelabaui polisi dalam peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang. Buktinya ada modus baru peredaran narkoba jarak jauh yang berhasil diungkap Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh sebagai penutup operasi bersandi Antik 2020 ini, Jumat(21/2) sore.

Satuan Resnarkoba Polres Payakumbuh yang dipimpin Kasat, Iptu Desneri menangkap seorang tersangka berinisial EAP alias Eko, di pinggir jalan, Lingkungan Padangkaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh sekitar pukul 17.00 WIB.

Bacaan Lainnya

“Benar Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis ganja dan mengamankan seorang tersangka dengan barang bukti ganja seberat sekitar 5 kilogram,”terang Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Desneri, Sabtu(22/2) pagi.

Tersangka yang diketahui merupakan warga Kelurahan Napa, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh ini, merupakan tersangka penyalahguna narkoba dengan modus baru pengiriman melalui jasa pengiriman barang. Namun hal ini berhasil diungkap jajaran Polda Sumbar melalui pengungkapan Polres Payakumbuh atas penemuan barang sitaan oleh Polres Padang Pariaman.

“Ini modus baru yang saya maksud kemarin, dan jajaran Polda Sumbar banyak kejadian seperti modus ini. Namun baru Polres Payakumbuh yang berhasil ungkap,”ucap Kasat Ipti Desneri.

Satuan Resnarkoba dengan Tim Gagak Hitam dibawah komando Iptu. Desneri dengan KBO, Ipda Faisal Taru, Kanit I, Aiptu Supriyadi “Ed” Dahlan serta Dantim, Aipda. JM. Pasaribu hanya butuh waktu singkat untuk mengungkap pengirim Miterius yang nekad mengirim barang haram ke Jakarta itu.

Penangkapan terhadap tersangka yang tinggal di Taratak Kelurahan Napar Kecamatam Payakumbuh Utara Kota Payakumbuh -Sumatera Barat itu, berawal dari temuan Satuan Resnarkoba Padang Pariaman. Polres Padabg Pariaman menemukan sebuah paket Narkoba jenis ganja kering seberat 1,5 Kilogram yang akan dikirim melalui angkutan udara. Paket berisi ganja kering tersebut memiliki alamat tujuan Jakarta tersebut dikirim seseorang lewat jasa pengiriman di Kawasan Cubadak Aia Kota Payakumbuh.

“Paket ganja tersebut di masukan kedalam ember plastik dan diberi lak ban serta dilapisi daun kawa (kopi, red) kering. Ditemukan di bandara Internasional Minang kabau. Dari temuan tersebut Ditresnarkoba mengumpulkan seluruh kasat Resnarkoba sejajaran Polda sumbar guna pengungkapan kasus pengiriman ini. Ini tergolong berani dan modus baru,”ucap Kasat Reserse Narkoba, Iptu Desneri.

Kemudian dijelaskan Kasat Resnarkoba, setelah dilakukan polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap Eko. Pada saat penangkapan ditemukan kertas piper di dalam kantong celana sebelah kanan tersangka. Kemudian satresnarkoba melakukan penggeledahan di rumah tersangka di Taratak Kelurahan Napa, hingga berhasil ditemukan barang bukti lainnya berupa ganja kering.

“Dari hasil penggeledahan di rumah tersebut ditemukan di dalam kandang itik yang berada di belakang rumah tersangka lima paket besar narkotika jenis daun ganja seberat 5 kilogram, kemudian empat paket sedang narkotika jenis daun ganja lainnya seberat 9 ons dan dua paket kecil berikutnya,”ucap Iptu Desneri.

Selain ganja, barang bukti lainnya yang disita saat pengeledahan yang disaksikan perangkat lurah setempat, ditemukan juga satu unit timbangan duduk warna Biru merk Nomuri, Satj gulung lak ban warna Kuning, satu buah buah pisau cutter dan Satu unit handphone merk Oppo warna Putih. Saat ini tersangka mendekam di Polres Payakumbuh untuk menjalanj proses penyidikan lebih lanjut.

Pengungkapan terhadap tersangka Eko ini, merupakan rangkaian penutup operasi Antik 2020. Sebab sebelumnya ada 14 tersangka yang diekspose bersama barang bukti ganja seberat 9,5 kilogram dan 50 gram lebih sabu-sabu oleh Kapolres AKBP Dony Setiawan, Jumat(21/2) pagi. Artinya dalam operasi Antik 2020 Polres Payakumbuh telah menangkap sebanyak 15 tersangka dengan barang bukti ganja total sebanyak 14, 5 kilogram.(nn)

Pos terkait