PLN Respon Keinginan Warga yang Butuh Listrik

  • Whatsapp

Payakumbuh, NNews–PT PLN Persero Area Payakumbuh, sambut baik kebutuhan warga untuk jaringan listrik.  Manager Area PLN Payakumbuh, Eddy SP berharap agar warga segera memasukkan usulan ke PLN sekaligus dengan pembebasan lahan untuk tiang jaringan. 

Hal itu diungkapkan, Manager Area PLN Payakumbuh ini, usai mengetahui warga di sudut Jorong Sikabu-kabu, Nagari Tanjuang Haro Padang Panjang membutuhkan sambungan jaringan listrik via Pewarta NNews satu hari yang lalu. Kebutuhan warga menjadi dasar kuat bagi PLN untuk menyalurkan listrik kepada masyarakat. 

Bacaan Lainnya

“Jika melihat permintaan masyarakat yang dimuat media, kesannya PLN tidak melayani. Padahal energi listrik kita berlebih-lebih dan sangat memprioritaskan kebutuhan masyarakat. Mohon dibantu, agar masyarakat membuat usulan dan lokasinya,”tulis Manager Area PLN yang membawahi Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Tanah Datar ini, Jumat(13/3) siang. 

Manager, Eddy SP meminta informasi lokasi dan panjang jaringan eksisting sebagai pertimbangan awal pemasangan jaringan listrik. Menurut warga, dari tiang terakhir ada jarak sekitar 900-1000 meter hingga bangunan rumah terakhir yang membutuhkan jaringan listrik. 

Minta Segera Siapkan Usulan

Manager Area yang sangat informatif ini, bahkan menjelaskan dengan rinci syarat usulan yang harus disiapkan  saat berdiskusi via WhatsAap dengan Pewarta NNews, Jumat siang. Eddy SP menyebutkan, butuh syarat KTP calon pelanggan, pembebasan lahan untuk tiang dengan pernyataan dari masyarakat tidak minta ganti rugi. 

“Surat permohonan dan pernyataan dari masyarakat tidak minta ganti rugi jika ada terkena pohon untuk bangun tiangnya. Kemudian surat permohonannya jangan lupa, upayakan surat permohonan kolektif yang ditanda tangani Kepala Jorong dan Wali Nagarinya,”terang Manager PLN  Area Payakumbuh. 

Pewarta NNews yang mencoba menelusuri kembali pernyataan masyarakat terkait usulan listrik pada tahun sebelumnya, ternyata menemukan usulan belum disampaikan ke PLN. “Memang usulan tersebut belum sempat di berikan kepihak PLN, sebab pemerintah nagari saat itu masih ragu dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) calon pelanggan baru berjumlah sekitar 14 KK. Sehingga ditunda sembari menunggu calon pelanggan lainnya,”ungkap mantan Wali Nagari Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padang Panjang, Maskar M saat ditemui NNews, kemarin. 

Hal itu juga dibenarkan, Nofrizal mantan Kepala Jorong Sikabu-kabu. Menurutnya belum memungkinkan saat itu diusulkan ke PLN, sebab masih terbatasnya calon pelanggan. “Namun sekarang sepertinya masyarakat memang sudah sangat butuh dan perkembangan pemukiman memang kearah Kayu Kolek sekarang,”ucap Nofrizal.

Salah seorang perangkat nagari, Muhammad Rizki berjanji akan segera membuat surat permohonan dan pernyataan masyarakat untuk pembebasan lahan untuk tiang listrik.”Kita akan coba koordinasi dengan Kepala Jorong Sikabu-kabu untuk menyiapkan KTP calon pelanggan, surat pernyataan tidak menuntut ganti rugi dan surat permohonan yang ditanda tangani wali nagari dan kepala jorong,”sebut M Rizki, kemarin.(nn)

Pos terkait