Balita 14 Bulan Melepuh Tersiram Air Panas

  • Whatsapp

Antar ke RSUD : Wakil Bupati Limapuluh Kota antarkan balita malang yang tersiram air panas di Suayan ke RSUD Achmad Darwis untuk kelanjutan pengobatan. Sekaligus menanggung biaya pengobatan.

Sumber foto : Dok Pribadi Ferizal Ridwan

Bacaan Lainnya

Limapuluh Kota, NNews–Balita berusia 14 bulan bernama Raihan yang tersiram air panas, picu simpati masyarakat. Pasalnya kondisi balita malang ini, mengalami luka bakar disebagian besar tubuh mungilnya, seperti konfisi di foto yang beredar di media sosial facebook baru-baru ini.

Diketahui bocah malang anak, Silfia Nelasari, 35, Warga Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru itu, tersiram air mendidih saat sang ibu hendak memindahkan air mendidih dari periuk ketermos penyimpan. Namun naas, air tersebut tumpah dan menyiram Raihan.

Kontan saja tubuh mungil Raihan melepuh, sang Ibu langsung melarikan anaknya ke Pustu setempat. Hanya saja saat tiba dipustu usai peristiwa Jumat (27/3) pagi sekitar pukul 08.00 WIB itu, pustu dekat rumahnya itu sedang kosong. Sebab petugas sedang keluar melakukan rapat di Puskesmas Batu Hampar.

Menggendong anak dalam kondisi kritis itu, sang Ibu makin panik. Sehingga terus mebggendong bayinya setengah berlari hendak menuju Puskesmas Batu Hampar. Sementara jarak yang harus ditempuh sekitar 8 kilometer. Beruntung ditengah perjalanan warga mencoba mengobati sang anak dengan obat tradisional pereda panas.

Kemudian warga membantu antarkan anak dan ibu ini menuju Puskesmas Batu Hampar untuk mendapatkan pertolongan medis. Beruntung setelah melewati masa sulitnya dua hari setelah perustiwa, foto raihan beredar di akun media sosial facebook. Sehingga para netizen yang melihat ikut prihatin.

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, pun ikut melihat foto Raihan yang miris tersebut. Wabup langsung membezuk Raihan kerumahnya. Tidak hanya membezuk korban, setelah melakukan kordinasi dengan petugas medis Pustu yang ikut mendampingi, Wakil Bupati memutuskan malam itu juga agar Raihan harus di rawat di RSUD Ahmad Darwis Suliki, dengan pembiayaan ditanggung olehnya.

Sekira pukul 00.20 WIB, Selasa (31/3) dini hari, korban yang ditemani oleh ayahnya sampai di RSUD Ahmad Darwis dan langsung mendapatkan tindakan perawatan medis.(nn)

Pos terkait