Warga Payakumbuh yang Dimakamkan Sesuai SOP PDP Covid-19, Negatif

  • Whatsapp
Negatif : Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Bakhrizal umumkan hasil tes swab seorang warga Kota yang dimakamkan sesuai protokol covid-19, negatif.

Payakumbuh, NNews–Seorang warga Kota Payakumbuh yang sebelumnya dimakamkan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 dan sempat jadi perbincangan hebat ditengah-tengah masyarakat, dinyatakan negatif. Hal itu diketahui setelah Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, mengumumkan hasil tes swab pasien.

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan mengklarifikasi kabar salah seorang warga Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Kecamatan Payakumbuh Utara yang meninggal dunia dan dimakamkan secara protokoler PDP covid 19, Sabtu (4/4), lalu tersebut, tidak terjangkit virus corona atau covid-19.

Bacaan Lainnya

Pernyataan tersebut berdasarkan, hasil pemeriksaan swab pasien laboratorium Universitas Andalas (UNAND) yang dinyatakan negatif. Kendati begitu, setiap pasien yang punya riwayat kontak dengan orang dari daerah yang memiliki kasus Covid-19, memang sesuai protokol medis di sebut sebagai PDP (Pasien dalam pengawasan). Sehingga sebelum hasil tesnya keluar, penanganannya dilakukan sesuai SOP Covid-19.

“Hasil yang dilaporkan labor Universitas Andalas yang di percaya secara nasional kepada kami terkait hasil pemeriksaan terhadap warga kita itu, dinyakakan negatif,” kata Bakhrizal di Balai Kota Payakumbuh, Senin (6/4) siang.

Ditambahkannya, saat ini Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 79 orang. Terjadi penurunan dari 100 orang ODP yang sudah melakukan karantina selama 14 hari.

“Hingga malam tadi 79 orang ODP dari 100 orang yang melakukan karantina mandiri. 21 orang dinyatakan tidak memiliki tanda-tanda terpapar virus corona atau covid-19,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu dirinya menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk antisipasi agar tidak terpapar virus corona.

“Gunakan masker, cuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan atau berkumpul diluar rumah. Himbauan ini tidak henti-hentinya disampaikan kepada masyarakat, agar ada kesadaran untuk sama-sama melawan covid-19,” himbaunya.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Payakumbuh Jhon Kennedy menghimbau kepada masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima informasi yang beredar terkait covid-19. Ada yang lebih berkompeten atau para ahli yang akan memberikan informasi kepada wartawan terkait persolan covid-19.

“Sangat sensitif, ini musibah tidak secara nasional saja, bahkan internasional. masyarakat jangan hanya menerima informasi dari sosial media yang kadang tidak memiliki sumber yang kurang jelas. Tunggu informasi dari pihak yang bertanggung jawab untuk pernyataan seseorang positif atau negatif terpapar covid-19,” tutup Kadis Kominfo.(nn)

Pos terkait