Polres Limapuluh Kota Terus Gencarkan Lawan Covid-19

  • Whatsapp
Foto : Istimewa

Limapuluh Kota, NNews–Menindaklanjuti instruksi pemerintah untuk pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Polres Limapuluh Kota gencarkan upaya memutus rantai penyebaran covid-19. Uapaya tersebut dilakukan dengan pembubaran kerumunan masa hingga ke nagari-nagari, kemudian menjaga dan mendata arus orang masuk di perbatasan Sumbar-Riau.

“Upaya represif yang dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di wiliyah hukum Polres Limapuluh Kota, membubarkan kerumunan atau perkumpulan warga yang dinilai melakukan kegitan berkumpul dengan agebda yang tidak penting,”terang Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Sri Wibowo kepada pewarta via pesan WhatsApp, Minggu(12/4) siang.

Bacaan Lainnya

Kerumunan masyarakat disudut-sudut nagari memang masih belum dilakukan dengan penuh kesadaran. Sebab masih banyak terlihat warga masih berkumpul seperti biasa. Terutama diwarung-warung kopi, tempat ngumpul anak muda dan lokasi-lokasi keramaian seperti arena-arena permainan. Sehingga disinyalir akan berpotensi besar sebagai rantai penularan virus korona atau covid-19.

Kendati demikian, personel polisi mulai dari Bhabinkamtibmas, Babinsa dari TNI, Linmas ditingkat nagari terus dihimbau mengoptimalkan upaya preemtif maupun tindakan represif. “Upaya preemtif kita lakukan dengan melakukan himbauan – himbauan kepada masyarakat, di pasar-pasar, jalan raya, minimarket, tempat kegiatan ekonomi. Selain itu pemasangan brosur, leaflet, spanduk-spanduk, baliho dan sebagainya,”terang Kapolres, Minggu siang.

Sementara untuk upaya preventif yang dilakukan Polres Limapuluh Kota dengan mengadakan, patroli skala besar memastikan warga tidak berkumpul dengan giat tidak perlu, sekaligus memastikan giat warga diluar dengan phisik distancing dan menggunakan masker, serta memberikan himbauan cegah covid 19.

“Kita akan bubarkan keramaian yang bertentangan dengan intruksi pemerintah ( PSBB ), sebagai tindakan represif,”tambah AKBP Sri Wibowo.

Mengingat wilayah Kabupaten Limapuluh Kota yang cukup luas dan tugas penanggulangan yang cukup berat, koordinasi dengan forkompimda, satgas gugus tugas percepatan penanganan covid-19 sangat penting. Sehingga bhabinkamtibmas bersama bhabinsa, wali nagari, mengajak tiap jorong melaksanakan PAM dan membentuk satgas tingkat jorong membantu sukses terlaksananya intruksi pemerintah.

Menjadi daerah terdepan diperbatasan Provinsi Sumbar dengan Provinsi Riau, Kabupaten Limapuluh Kota memiliki tugas berat penjagaan mobilisasi antar provinsi. Sebab menjadi pintu masuk dari sejumlah daerah dari pulau Sumatera bahkan jalur darat terdekat dari Malaysia dan Singapura.

“Bersama satgas gugus tugas melaksanakan penyemprotan desinfektan kendaraan, pengecekan kesehatan dengan pengukuran suhu tubuh pengendara, pengemudi , penumpang dan pendataan warga yang masuk wilayah Sumbar diperbatasan,”tukas Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Sri Wibowo.(nn)

#Iklan tampil berdasarkan history pencarian anda di google
loading…

Pos terkait