Ikuti Instruksi PSBB, Jangan Bandel

  • Whatsapp
Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan.

Limapuluh Kota, NNews–Berdasarkan pertimbangan dan kajian menghadapi bencana pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menetapkan PSBB untuk wilayah Sumatera Barat yang mulai diberlakukan, Rabu (22/4) hingga (5/5) nanti.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno melalui surat Instruksi Gubernur Sumbar Nomor : 360/051/COVID-19-SBR/IV-2020 tertanggal 18 April 2020 menginstruksikan kepada Bupati dan Walikota se Sumatera Barat untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Bacaan Lainnya

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meminta agar Pemerintah Kabupaten atau Pemerintah Kota untuk memastikan PSBB dalam bentuk pembatasan keluar rumah berjalan dengan penuh kesadaran dan disiplin.

Dalam instruksi gubernur untuk PSBB , pemerintah kabupaten dan kota diminta menghentikan kegiatan atau aktifitas setiap orang diluar rumah untuk sementara. Penegasan dalam instruksi tersebut, agar belajar dirumah, tidak melakukan aktifitas kerja ditempat kerja, menghentikan kegiatan keagamaan dirumah ibadah, tidak berkegiatan ditempat umum, menghentikan kegiatan sosial budaya dan menggunakan transportasi umum.

Situasi wabah Covid-19 yang kian memburuk dan hampir menyebar diseluruh provinsi di Indonesia hingga terus bertambahnya kasus positif di Sumatera Barat, Bupati dan Wali Kota di Sumatera Barat juga diminta untuk melakukan penertiban atas pelanggar PSBB di kabupaten atau kota masing-masing.

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan juga menghimbau agar masyarakat jangan bandel. Sehingga semua bisa selamat dengan mematuhi instruksi pemerintah. Sebab tentunya sudah melalui kajian dari berbagai sisi agar pandemi tidak menjadi semakin buruk.

“Mari ikuti saja anjuran pemrintah, fatwa ulama dan rekomendasi tim medis,”ungkap Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan menulis distatus akun facebook miliknya, Sabtu(18/4).

Dalam tulisan di status facebook, Ferizal Ridwan menulis kutipan yang kira-kira bisa disimpulkan, jangan karena merasa dekat dengan Allah lantas mengabaikan anjuran untuk menghindari upaya menghadapi wabah Covid-19.

Ferizal Ridwan dalam tulisan yang diposting diakun facebook miliknya menekankan, jangan merasa pongah karena merasa dekat dengan Allah SWT dan seakan menantang wabah. Sementara dari kisah para nabi dan sahabat yang sudah nyata-nyata jaminan masuk syurga dan orang-orang paling dekat dengan Allah saja, tetap berlaku waspada dan berupaya menghindari bahaya.

“Apa yang di putuskan para ulama itulah yang terbaik untuk
saat ini. Insya Allah sudah sesuai tuntunan. Mari ikuti anjuran pemerintah dan rekomendasi tim medis. Mohon doa, keselamatan dan terhindar dari mala petaka, penyakit, wabah dan persakitan,”tulis Ferizal Ridwan.(nn)

Baca Juga :

#Iklan tampil berdasarkan history pencarian anda di google
loading…

Pos terkait