1.400 Orang Masuk Sumbar Setiap Hari di Batas Limapuluh Kota

  • Whatsapp
Posko : Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi bersama Kejati Sumbar, Amran saat meninjau Posko Satgas Covid-19 di perbatasan Limapuluh Kota, Batuampa. Jumat(17/4).

Limapuluh Kota, NNews–Sulit dibendung arus kedatangan warga dari luar Sumatera Barat. Pasalnya tercatat rata-rata setiap hari sebanyak 1.400 orang. Sehingga protokol kesehatan dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) benar-benar diterapkan untuk menjaga diri, keluarga dan masyarakat dilingkungan supaya tidak tertular Covid-19.

Ketua Pusdaslops Satgas Covid 19 Limapuluh Kota, Joni Amir menyebutkan, sejauh ini Rekapitulasi jumlah pelintas sampai Sabtu 19 April 2020 tercatat, rata-rata 1.400 orang yang melintasi Kabupaten Limapuluh Kota dalam sehari, 200 orang diantaranya menuju Kabupaten Limapuluh Kota.

Bacaan Lainnya

Sehingga perlu meminta kepada pendatang tersebut untuk disipilin mengisolasikan diri secara mandiri dirumah. “Semua memegang peran untuk saling mengingatkan, agar daerah ini benar-benar aman dari penyeberan Covid 19″sebut Joni Amir yang juga Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota itu.

Sementara Bupati Limapuluh Kota , Irfendi terus mengingatkan siapa saja yang datang ke Limapuluh Kota, untuk melaksanakan karantina mandiri, isolasi diri sendiri di rumah masing-masing minimal 14 hari dengan menerapkan protokol isolasi diri dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

“Tujuan isolasi ini untuk keselamatan masyarakat. dengan adanya peningkatan disiplin kita harapkan mampu memutus mata rantai penularan Covid-19,” ujarnya.

Bagi personel yang terlibat dalam gugus tugas covid-19, selain melakukan pemeriksaan dengan baik, juga dapat memberikan edukasi dan pencegahan terhadap penyebaran virus corona, sehingga masyarakat faham dan tahu cara mengantisipasi penyebarannya,” ucap Bupati.

Sementara untuk upaya maksimal, secara bertahap sarana penunjang posko covid-19 di Limapuluh Kota ini terus dibenahi demi memberikan kenyamanan para petugas dilapangan serta masyarakat.

“Mari sama-sama berdo’a, supaya daerah ini tidak terkena dan terhindar dari masalah Covid-19. Hal itu bisa dicapai jika semua pihak, bersama-sama mencegah penyebarannya, dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat,” pungkas Irfendi.(nn)

Baca Juga :

#Iklan tampil berdasarkan history pencarian anda di google
loading…

Pos terkait