Segini Dana Desa untuk BLT Warga Terdampak Covid-19 di Limapuluh Kota

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pembedayaan Masyarakat Desa/ Nagari (DPMD/N) Kabupaten Limapuluh Kota, Zuhdi Prama Putra.
Foto : ist

Limapuluh Kota, NNews–Selain Dinas Sosial, bantuan untuk masyarakat akibat terdampak Covid-19 juga dialokasikan dari Dana Desa sesuai Permendes Nomor 6 Tahun 2020. Dana desa dimasing-masing nagari akan dipangkas 25 hingga 35 persen maksimal untuk dialihkan guna Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Sesuai Permendes dan surat dari kementerian desa yang kita terima beberapa hari lalu, dana desa juga dipangkas 25 hingga 35 persen dan disiapkan untuk bantuan langsung tunai bagi masyarakat diluar penerima PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),”ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari (DPMDN),”Zuhdi Perama Putra, Minggu(19/4) kemarin.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas DPMDN mengakui persiapan untuk data diluar DTKS penerima PKH dan BPNT, membutuhkan upaya maksimal. Sebab masyarakat yang selama ini belum terdata akan didata sebagai penerima. Sementara waktu cukup singkat dengan surat yang baru saja diterima DPMDN dari Kemendes beberapa hari lalu.

“Kita menunggu data dari nagari, sekarang relawan sudah melakukan pendataan. Masyarakat penerima yang didata saat ini, sesuai Permendes masing-masing kepala keluarga akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan,” terang Kadis PMD/N via telepon genggamnya, kemarin.

Pemangkasan dana desa (DD) disesuaikan dengan alokasi masing-masing nagari. Mulai dari penerima DD dibawah 800 juta hingga diatas Rp 1,2 miliar akan dipangkas maksimal 25 hingga 35 persen.

“Berdasarkan data kita sebanyak Tujuh nagari di Limapuluh Kota akan memangkas sebesar 25 persen dari DD, 62 nagari akan menggunakan DD sebesar 30 persen dan 10 nagari akan mengalokasikan 35 persen untuk BLT nantinya,”pungkas Zuhdi Perama Putra disela-sela Vicon dengan Gubernur Sumbar, Minggu.(nn)

Baca Juga :

#Iklan tampil berdasarkan history pencarian anda di google
loading…

Pos terkait