Ini Kata Kejati Sumbar untuk Pemkab Limapuluh Kota

  • Whatsapp
Perketat : Kejati Sumbar, Amran bersama Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi saat meninjau kesiapan Posko Penanggulangan COVID-19 di Perbatasan, Jumat(17/4).
Foto : Humas Pemkab Limapuluh Kota

Limapuluh Kota, NNews– Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Barat, Amran, meminta agar Kabupaten Limapuluh Kota yang menjadi gerbang utama Sumbar dari Provinsi Riau, agar memperketat pintu masuk. Hal itu diungkapkan Kejati  saat meninjau persiapan petugas di Pos Satuan Tugas Penanganan Penyeberan Covid 19 di wilayah perbatasan Limapuluh Kota, di Kenagarian Koto Tangah Batu Hampa, Kecamatan Akabiluru, Jimat(17/4) akhir pekan lalu. 

“Limapuluh Kota sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Riau tentunya menjadi gerbang utama dalam penaganan Covid 19 di Sumatera Barat (Sumbar).Untuk itu, harapan kita pemerintah Limapuluh Kota melalui gugus tugas lebih memperketat pintu masuk warga luar, apalagi saat ini Pemprov Sumbar akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),”sebut Kejati, Amran dalam kunjungannya ke Limapuluh Kota seperti di rellis Humas Pemkab Limapuluh Kota, Minggu(19/4).

Bacaan Lainnya

Sejauh ini kata Kejati Sumbar, langkah pencegahan Limapuluh Kota, sangat baik. Terimakasih bupati dan juga para petugas yang telah bekerja di lapangan dalam mengantisipasi penyebaran Covid 19,”Langkah cepat dan sigap pemkab Limapuluh Kota ini merupakan kata kunci untuk mengantisipasi dan mencegah wabah virus corona ini tidak menyebar,”sebut Kejati meberikan arahan kepada seluruh petugas pemeriksaan yang berjaga.

Sebagai petugas percepatan penangulangan Covid-19, seluruh petugas yang ada juga harus memperhatikan keamanan diri sendiri, seperti kelengkapan Alat Pengaman Diri (APD). 

Ia juga menghimbau para petugas untuk tetap semangat dan menjaga solidaritas dalam pelaksanaan tugas. “Tetap semangat, layanilah masyarakat pengguna jalan dengan humanis dan tetap memperhatikan sefty diri saat bertugas. Mudah-mudahan dengan adanya penenaganan yang baik, bisa mengantisipasi penyebaran covid-19 di Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Limapuluh Kota,” tutup Amran. 

Sementara itu, bupati Limapuluh Kota, Irfendi menyebutkan, pihaknya terus meningkatkan penyiagaan di semua lini, termasuk di beberapa posko yang ada di perbatasan. 

Menurutnya, Posko Pencegahan Covid-19 di perbatasan ini disiagakan untuk memeriksa setiap pendatang ataupun sebaliknya, guna mencegah penyebaran Covid-19 masuk ke daerah Limapuluh Kota.

“Mereka yang melintas diwajibkan mengikuti proses pemeriksaan suhu tubuh, serta menjelaskan riwayat perjalanan 14 hari terakhir. Jika ada gejala langsung dilakukan penaganan cepat oleh petugas,”pungkas Bupati.(mjd)

Baca Juga :

#Iklan tampil berdasarkan history pencarian anda di google
loading…

Pos terkait