Ketua DPRD Berharap Lengkapi Kebutuhan APD Petugas Perbatasan Sumbar-Riau

  • Whatsapp
Hadapi Covid-19 : Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Sri Wibowo dan Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe bersinegri hadapi wabah Covid-19.

Limapuluh Kota, NNews–Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra, sayangkan lambannya pencairan dan pengalokasian kebutuhan vital bagi petugas. Seperti halnya diperbatasan Provinsi Sumbar-Riau yang seharusnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.

Sementara

Bacaan Lainnya

Sebagian petugas yang berjuang melakukan pemeriksaan terhadap warga yang memasuki wilayah Sumbar, hanya berbekal masker biasa dan sarung tangan, sementara untuk baju pelindung sangat minim.

Sementara resiko tertular sangat tinggi dengan pelayanan untuk pemeriksaan dan pendataan seribuan orang yang baru masuk dari provinsi tetangga. Sebab semuanya warga yang baru saja berasal dari daerah yang juga terjadi penularan Covid-19.

Hanya saja hingga saat ini, APD di perbatasan Provinsi belum dilengkapi. Sementara anggaran dari sumber APBD Kabupaten Limapuluh Kota yang dilakukan pergeseran anggaran melalui refocussing atau realokasi juga belum dicairkan.

“Iya begitulah, tadi persoalan kekurangan APD juga telah dibahas dengan Bupati. Mesti disampaikan ke Provinsi terkait APD perbatasan karena kewenangan Pemprov,”sebut Deni Asra, Senin(20/4).

Sementara untuk APD Puskesmas dan Rumah Sakit yang menjadi sangat vital, kata Ketua DPRD, sudah menyampaikan ke Bupati oleh Forkopimda untuk segera eksekusi dana Rp15 miliar yang sudah digeser dari APBD sebelumnya.

“Hingga hari ini kabarnya masih belum dicairkan untuk kelengkapan APD petugas medis dan kebutuhan petugas dilapangan. Anggaran Rp 15 miliar itu masih dalam tahap pemeriksaan oleh APID, kita desak untuk disegerakan, Kajari dan Kapolres siap mendampingi, selagi berjalan sesuai aturan pasti aman,” kata Ketua DPRD.

Bantuan APD yang diberikan untuk petugas medis dan petugas diperbatasan dan posko lainnya merupakan bantuan para donatur. Sementara sumber APBD belum ada. “Belum, pemda masih membagikan APD yang dibantu oleh donatur. Harusnya dana tersebut cepat dieksekusi, sehingga nanti tinggal dana untuk bantuan sosial yang akan difikirkan,” harap Deni.(nn)

Pos terkait