Pelintas Batas Sumbar-Riau Berkurang Jelang PSBB

  • Whatsapp
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota (a/n Koordinator Lapangan) Posko Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Batas Sumbar-Riau, Rahmadinol.
Foto : Dok Pribadi

Limapuluh Kota, NNews–Berdasarkan data gugus tugas penanggulangan Covid-19 Posko Perbatasan sepekan terakhir, jumlah pelintas batas Sumbar-Riau turun. Jika dibandingkan dengan data Minggu (12/4) awal pekan lalu, jumlah pelintas batas dua hari jelang penerapan PSBB, mengalami penurunan hingga mendekati 50 persen.

Pelintas : Pejuang posko perbatasan tengah melayani pemeriksaan suhu tubuh dan pendataan sekitar Seribuan lebih warga dari Provinsi Riau menuju Sumbar sepanjang Minggu(19/4) hingga Senin(20/4) dini hari.

Hal itu bisa terlihat pada laporan harian rekapitulasi data jumlah pelintas Sumbar-Riau Posko Penanggulangan Covid-19 Batas Provinsi Sumatera Barat di Limapuluh Kota.

Bacaan Lainnya

Pada data yang ditanda tangani oleh atas nama Koordinator Lapangan, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol dan Bidang Pengembangan Keselamatan Lantas Dishub Kabupaten Limapuluh Kota, Delfis Azwar itu, terlihat pelintas Sumbar-Riau Minggu awal pekan sebelumnya berjumlah sebanyak 2.118 orang yang terdata.

Sementara data sepanjang Minggu(19/4) atau dua hari menjelang pemberlakuan PSBB, jumlah pelintas berjumlah hanya sebanyak 1.351. Artinya jika dibandingkan dengan hari yang sama sejak sepekan terakhir, jumlah pelintas batas tidak mengalami peningkatan.

Hal itu dibenarkan, Koordinator Lapangan Posko Penanggulangan Covid-19, Batas Sumbar-Riau, Joni Amir melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, Rahmadinol. Menurut Rahmadinol yang bertugas dilapangan ini, puncak masuknya warga perantau di Provinsi Riau atau sejumlah daerah lainnya yang menggunakan jalur darat via Riau-Sumbar, pada Minggu awal pekan lalu, bukan Minggu awal pekan ini.

“Puncaknya perantau atau orang dari Riau atau daerah lainnya yang menggunakan jalur darat dari Riau menuju Sumbar, pada Minggu awal pekan lalu. Sebab disaat itulah, sejumlah mahasiswa, pelajar dan bekerja dari rumah mulai diterapkan sejumlah daerah, termasuk negara tetangga Malaysia yang memiliki jalur alternatif darat lewat Riau meuju Sumbar,”ungkap Petugas Lapangan Gugus Tugas Posko Penanggulangan Covid-19, Rahmadinol kepada pewarta NNews, Senin(20/4).(nn)

Pos terkait