Pemko dan Penegak Hukum Siap Tindak Pelanggar PSBB

  • Whatsapp
Jelang PSBB : Pemko Payakumbuh bersama jajaran aparat penegak hukum, Kejaksaan, Polri serta TNI, melakukan koordinasi kesiapan menghadapi pemberlakuan PSBB sesuai kebijakan pemerintah.
Foto : Kehumasan Diskominfo Payakumbuh for NNews.

Payakumbuh, NNews–Pemerintah Kota Payakumbuh bersama aparat penegak hukum Polri dan TNI, nyatakan kesiapan pemberlakuan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bahkan berupaya semaksimal mungkin melakukan penertiban dan penerapan aturan hukum.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi usai melaksabakan Video Confrence bersama Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Ahad(19/4).

Bacaan Lainnya

Gubernur, Irwan Prayitno dalam Vicon bersama kepala daerah se Sumatera Barat itu menjelaskan, prinsip PSBB yang akan diberlakukan mulai Selasa(22/4) ini, merupakan upaya memperketat aturan agar orang tidak keluar rumah selama pemberlakuan PSBB. Kecuali untuk kepentingan kebutuhan pokok dan ekonomi.

Tidak ada masyarakat yang berseliweran dijalan-jalan, di pasar, di ruang publik, masjid atau mushalla. Warga diminta untul disiplin hanya berdiam di rumah. Menjalani social distancing dan physical distancing serta selalu memakai masker saat ke luar rumah dengan penuh kedaran. Selain itu juga menghindari kerumunan.

Menyikapi keinginan gubernur itu, Walikota Riza Falepi, mengaku, sudah siap untuk mendukung kebijakan pemerintah. “Kita sudah siap menerapkan pengetatan orang untuk tidak ke luar rumah,”sebut Wali Kota, Riza Falepi seperti direllis Diskominfo dan Kehumasan Kota Payakumbuh, Minggu.

Upaya mendukung terciptanya ketertiban selama pemberlakuan PSBB, pihak penegak hukum, TNI, Polri dan Kejaksaan sudah siap memberlakukan pasal-pasal hukum untuk warga yang masih tidak mengindahkan aturan.

“Kapolres Payakumbuh, AKBP Donny Setiawan dan Kajari Suwarsono, SH serta TNI Dandim 0306/ 50 Kota, Letkol Kav Ferry Lahe, siap menegakkan hukum terhadap warga yang membangkang dengan ketentuan Covid-19 ini,” terang Wako Riza Falepi.

Selain penertiban secara tegas bagi warga untuk berdiam dirumah masing-masing, Pemko Payakumbuh juga akan mempersempit orang-orang luar masuk ke Payakumbuh. Akses lalu lintas jalur Bukittinggi – Pekanbaru hanya satu jalur, yaitu jalan lingkar luar Utara dan lingkar Selatan saja.

Ruas jalan dalam kota akan banyak ditutup.”Kemudian bagi rumah makan, restoran, warung kopi atau kafe yang masih buka, tamu yang berbelanja dibatasi, lebih banyak pelayanan bungkus,”pungkas Wako.(nn)

Baca Juga :

#Iklan tampil berdasarkan history pencarian anda di google
loading…

Pos terkait