Payakumbuh Jaga Ketersediaan Beras dengan Cara Ini

  • Whatsapp
Panen : Wako Payakumbuh, Riza Falepi bersama petani di Payobasuang, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, (21/4).
Foto : Humas Payakumbuh

Payakumbuh, Padek–Payakumbuh terus berkembang dibarengi pertambahan jumlah alih fungsi lahan pertanian menjadi bangunan. Sehingga untuk membatasi dan penyelematan produktifitas padi, Pemko Payakumbuh siapkan relugasi untuk menjaga lahan pertanian agar tidak mengancam ketahanan pangan.

Agar selalu dapat mempertahankan dan menjaga ketersediaan pangan di kota Payakumbuh, Pemerintah Kota telah membuat serta menetapkan rancangan Peraturan Daerah tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 1.750 ha, sehingga ada lahan-lahan yang diperuntukkan untuk pertanian abadi sebagai penghasil beras kedepannya.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkan Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi saat melakukan panen bersama di kelurahan Payobasung Kecamatan Payakumbuh Timur, Selasa (21/4).

Bersama Dandim 0306/50 kota Letkol. Kav. Ferry S Lahe, Kajari Kota Payakumbuh yang diwakili kasi intel Robby Prasetya, Ketua DPRD Hamdi Agus, serta dari dinas pertanian, Dinas Ketahan pangan, Riza Falepi menyebutkan tahun 2019, jumlah produksi padi kota Payakumbuh sebesar 39.800 ton dan 22.125 ton menjadi beras.

“Jumlah ini sudah melebihi kebutuhan konsumsi seluruh masyarakat kota Payakumbuh. Dengan total jumlah panen keseluruhan tersebut, hanya 66 persen atau 14.590 ton beras yang digunakan untuk konsumsi masyarakat kota Payakumbuh,” ungkap Wako Riza.(nn)

Baca Juga :

Pos terkait