Sejumlah Warga Limapuluh Kota Diketahui Kontak dengan Positif Covid-19 Payakumbuh

  • Whatsapp
Ilustrasi Covid-19
foto : google.com

Limapuluh Kota, NNews–Berdasarkan pelacakan yang dilakukan gugus tugas penanggulangan Covid-19, ternyata kontak dengan warga positif Kota Payakumbuh juga kontak dengan sejumlah warga di Kabupaten Limapuluh Kota. Beberapa orang diantaranya sudah dipantau dan disarankan melakukan isolasi mandiri.

Informasi yang berhasil dihimpun pewarta di Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, warga di sejumlah nagari memiliki riwayat kontak dengan warga positif Covid-19, Kota Payakumbuh. Seperti diungkapkan Camat Luak, Muftil Wahyudi, Minggu(3/5) malam.

Bacaan Lainnya

“Kita di Kecamatan harus lebih waspada dan hati-hati, sebab tercatat ada riwayat sejumlah warga kontak dengan warga Payakumbuh yang positif Covid-19,”ungkap Camat Luak, Muftil Wahyudi.

Warga Nagari Andaleh yang berprofesi sebagai tukang urut dan pernah kontak dengan H. EM pedagang pasar Payakumbuh yang dinyatakan positif Covid-19. Berdasarkan hasil tes SWAB terhadap tukang urut, kata Muftil Wahyudi sudah diketahui.”Alhamdulillah, hasil tes swab nya negatif,”ungkap Muftil Wahyudi bersyukur.

Kemudian juga ada warga Nagari Mungo, pengurus pasar Payakumbuh yang memiliki kontak dengan warga positif. Warga ini, kata Camat Luak, sudah melakukan isolasi.

Selain itu juga tercatat ada warga Nagari Sungaikamuyang dan warga Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang yang memiliki kontak dengan warga positif Covid-19 Kota Payakumbuh lainnya.”Warga yang diketahui memiliki kontak tersebut tinggal di Sungaikamuyang dan Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang, sudah disarankan untuk dilakukan isolasi,”terang Muftil Wahyudi.

Kendati sejumlah warga Limapuluh Kota dilaporkan ada kontak dengan sejumlah warga positif Covid-19 Kota Payakumbuh, namun Kepala Pusdalops BPBD Limapuluh Kota yang juga Tim gugus tugas Penanggulangan Covid-19, Joni Amir mengatakan, sejauh ini belum ada warga Limapuluh Kota yang positif Covid-19.

Menurut Joni Amir dalam pernyataannya yang disampaikan dalam group WhatsApp “Info Bencana” ,kasus yang terjadi di Kota Payakumbuh dan berhubungan dengan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, perlu disikapi. Terutama yang berkaitan dengan yang mengatakan positif atau negatifnya seseorang yang telah diperiksa swabnya dan keluar hasil labornya, pasti diumumkan kepublik.

“Kemudian yang berkaitan dengan masyarkat yang ada kaitan atau kontak dengan warga yang positif Covid-19, akan diperiksa SWAB nya mulai, Senin(4/5) ini. Kemudian bagi yang pernah kontak dengan warga Payakumbuh yang positif agar mengisolasi diri secara mandiri dirumahnya dan akan diadakan tindakantindakan kesehatan bagi warga kita tersebut,”ungkap Joni Amir, Minggu malam.

Jadi, kata Joni Amir, yang juga Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Limapuluh Kota ini, yang menentukan positif atau tidaknya warga kita itu adalah hasil swab dan laboratorium.”Info yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan hingga saat ini (Minggu malam, red), Alhamdulilah belum ada warga Kabupaten Limapuluh Kota yang positif. Mudah-mudahan kedepannya juga nihil.” harap Joni Amir.(nn)

Pos terkait