PSBB Lanjutan Harus Lebih Disiplin dan Tegas 

  • Whatsapp
PSBB : Perpanjangan PSBB kedepan harus lebih disiplin dan tegas, masyarakat dihimbau agar lebih patuh.
Foto : Humas Pemkab Limapuluh Kota

Limapuluh Kota, NNews–Perpanjangan waktu penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kabupaten Limapuluh Kota (Liko), tegaskan komitmen untuk lebih disiplin dan tegas. Hal itu diungkapkan Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi melalui Rellis Humas Pemkab Limapuluh Kota, Rabu(6/5).

“Perpanjangan PSBB sesuai Instruksi Gubernur Sumbar Nomor : 360/101/Covid-19-SBR/2020 tanggal 5 Mei 2020, kita berkomitme mendukung perpanjangan PSBB dengan penerapan lebih disiplin dan lebih tegas lagi. Sehingga masyarakat tidak beresiko terpapar Covid 19″tegas Bupati, Irfendi Arbi.

Bacaan Lainnya

Masih berhasil mempertahankan nol positif Covid 19, Limapuluh Kota harus selalu waspada dan mengedukasi masyarakat untuk disiplin melaksanakan Protokol kesehatan.

Saat menyerahkan bantuan sembako dari Kemensos RI kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dihalaman Polres Limapuluh Kota Ketinggian Sarilamak, Rabu(6/5) bersama Forkompinda Limapuluh Kota, Bupati
Dengan tegas mengajak masyarakat menghentikan sementara aktifitas setiap orang di luar rumah.

“Pembelajaran di sekolah, aktifitas bekerja di tempat kerja, kegiatan ibadah di rumah ibadah, kegiatan ditempat fasilitas umum, kegiatan sosial budaya dan pergerakan orang dan menggunakan moda transportasi. Pada periode kedua penerapan PSBB di Sumbar perlu peningkatan pelaksanaan kedisiplinan dan kesadaran masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah,”tegas Irfendi.

Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota tidak bisa dipisahkan secara kultural dan budaya.
Kota Payakumbuh bergerak dari sisi ekonomi pasti ada bergantung dari masyarakat Lima Puluh Kota.
Warga Lima Puluh Kota banyak bertransaksi dengan pedagang yang ada di Kota Payakumbuh.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra menyebutkan, pandemi Korona sudah berada pada tingkat kewaspadaan tinggi untuk wilayah Payakumbuh maupun Limapuluh Kota.

“Dengan terus meningkatnya kasus positif di Kota Payakumbuh dan semuanya adalah dimulai oleh pedagang. Siaga tinggi untuk Limapuluh Kota wajib kita lakukan, karena banyaknya interaksi masyarakat kita dengan pedagang yang sudah positif di Kota Payakumbuh,”sebut Deni Asra

Ditambahkan politisi Gerindra ini, saatnya semua sadar mencegah akan jauh lebih baik daripada mengobati. “Apakah kita menunggu keluarga kita, tetangga kita terkena positif Korona baru kita tersadar dan baru mau melakukan protokoler kesehatan. Sebaiknya tidak, dari sekarang
Hindari kerumunan dan jangan buat kerumunan,”ungkap Ketua DPRD yang juga Ketua DPC Gerindra Limapuluh Kota ini.

Kalau ini tetap tidak dilakukan, semua hanya akan menunggu bom waktu meledak di Limapuluh Kota dan pandemi ini akan sulit dibendung. Alhasil akan sangat lama keluar dari situasi yang tidak menentu seperti saat ini.

“Aparat pasti sudah berjuang maksimal tapi peran aktif dan kesadaran masyarakat sangat menentukan daerah kita terbebas atau malah terimbas virus Korona ini. Mari kita patuhi anjuran ulama dan pemerintah, ikuti protokoler kesehatan dimanapun kita berada, kepada pemerintah daerah, ayo segera kita salurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak,”tukas Deni Asra.(nn)

Pos terkait