Dua Warga Terdata Positif C-19 Payakumbuh, Ternyata Orang Limapuluh Kota

  • Whatsapp
Wako Payakumbuh, Riza Falepi
Foto : Istimewa

Payakumbuh, NNews–Satu lagi fakta mengejutkan soal data positif Covid-19 (C-19), Limapuluh Kota. Pasalnya dua orang yang masuk data positif C-19 Kota Payakumbuh merupakan warga ber KTP Kabupaten Limapuluh Kota.

Informasi tersebut terungkap saat Kepala Dinas Kehumasan Komunikasi dan Informasi, Kota Payakumbuh, Jon Kenedy memposting sebuah rellis kepada media, Sabtu(9/5).

Bacaan Lainnya

Dalam rellis tersebut dinyatakan, Dua dari 13 kasus positif Covid-19 di Kota Payakumbuh, ternyata memiliki KTP Kabupaten Limapuluh Kota. Namun, pihak Pemko Payakumbuh tetap memfasilitasi yang bersangkutan dalam mendapatkan perawatan dan penyembuhan yang bersangkutan dari Covid-19.

Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, menginformasikan, Sabtu (9/5), ditemukannya dua warga terkonfirmasi positif Covid-19 ber KTP Kabupaten Limapuluh Kota itu, tetap menjadi tanggung jawab Pemko Payakumbuh.

Keduanya berinitial A, lelaki tukang ojek, yang sekarang ini masih dirawat di RSAM Bukittinggi. Kemudian lelaki I, karyawan toko plastik yang menjalani karantina di Padang.

Menurut walikota, kedua warga ber KTP Limapuluh Kota itu, tetap menjadi data positif Covid-19 Kota Payakumbuh. Yang bersangkutan, ketika ditanya petugas, enggan dipulangkan ke kampungnya. “Biarlah kami diurus petugas puskesmas atau RSUD Payakumbuh, kata petugas kesehatan ditirukan walikota.

Kondisi tersebut tidak ditampik Kepala Pekaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, Joni Amir. Sebagai sebuah bencana, tentunya tak mengenal batas wilayah administratif. Artinya setiap warga yang teidentifikasi membutuhkan pertolongan, harus dibantu dalam setiap bencana.

Menurut Kalaksa yang juga Manajer Pusdalops ini, adanya warga suatu daerah yang terpapar virus ditangani daerah lain hal yang wajar dalam kebencanaan.”Biasa saja seperti itu, bencana kan ndak mengenal batas wilayah. Hal yang terpenting, setiap warga membutuhkan bantuan harus dibantu. Warga yang sakit diobati dan yang sehat harus tetap sehat,”ucap Joni Amir, Sabtu malam.(nn)

Pos terkait