Pemkab Liko Umumumkan Satu Orang Negatif Covid-19, Saat Dipulangkan Ternyata Tak Punya Tempat Tinggal

  • Whatsapp
Negatif Covid-19 : Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan tampung warga yang dinyatakan Negatif Covid-19, namun tak miliki tempat tinggal.
Foto : Dok Pribadi Ferizal Ridwan

Limapuluh Kota, NNews–Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar umumkan seorang pasien berninisial Amn (68), dinyatakan negatif. Hanya saja saat dipulangkan usai dirawat sebagai pasien positif Covid-19 di RSAM Bukittinggi, warga ini tak memiliki tempat tinggal bahkan diduga juga tak memiliki dokumen identitas kependudukan.

“Pasien ini, merupakan data positif Covid-19 pindahan dari Kota Payakumbuh,”ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Limapuluh Kota, Fery Chofa dalam keterangan resminya, Sabtu(16/5).

Bacaan Lainnya

Tim Gugus Tugas Kabupaten Limapuluh Kota juga menginformasikan, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan sampel swab tertanggal 15 Mei 2020 sebanyak Enam sampel di Lab FK Unand dan 22 sampel di Balai Veteriner Baso semuanya dinyatakan Negatif.

Rinciannya, kata Fery Chofa, Satu sampel merupakan hasil pemeriksaan ulang sampel Inkonklusif tertanggal 12 Mei 2020, Lima sampel merupakan hasil pemeriksaan ulang sampel Inkonklusif tertanggal 13 Mei 2020 dimana termasuk didalamnya sampel dari hasil penelusuran kontak erat Tracking dan Tracing kasus konfirmasi positif dari Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

“Sebanyak 22 sampel yang dinyatakan Negatif tersebut, merupakan sampel dari kontak erat kasus dari Nagari Manggilang, Taeh Baruah dan Balai Talang VIII Koto,”terang Fery Chofa.

Kembali pada satu orang yang dinyatakan negatif Covid-19 ini, tetap menjadi teka teki. Sebab diduga tak memiliki identitas kependudukan dan tak memiliki tempat tinggal untuk tempatnya pulang.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pria yang berprofesi sebagai tukang ojek ini sementara ditampung Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan di Rumah Dinas Wakil Bupati Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Menurut Wakil Bupati, dirinya sempat mengikuti diskusi pada grup kemanusiaan, ternyata ada persoalan serius kemanusiaan yang tengah terjadi. Sebab disebut tak miliki tempat tinggal.

Prihatin melihat kondisi PDP Covid-19 yang sudah dinyatakan negatif ini, karena masalah tempat tinggal, Wabup Ferizal Ridwan tampung dirumah dinasnya.

“Saya tawarkan untuk bersama kami dan saya bersedia menampungnya paling tidak sampai siap lebaran atau sampai habis masa bakti saya jadi wakil bupati,”ucap Ferizal Ridwan seperti dimuat diakun facebooknya, Sabtu(16/5).

Pria paruh baya yang sebelumnya dirujuk Pemko Payakumbuh ke RSAM tersebut, memang sempat membuat pendataan warga positif Covid-19 menjadi perdebatan. Persoalannya, apakah warga tersebut akan masuk pada pendataan Kota Payakumbuh atau Kabupaten Limapuluh Kota, hingga akhirnya diputuskan tim Gugus Tugas Provinsi Sumbar masuk data Pemkab Limapuluh Kota.(nn)

Pos terkait