Pengangkatan Guru PNS Dinilai Masih Minim untuk Penuhi Kebutuhan Limapuluh Kota

  • Whatsapp
Insert : Desri Foto/ Dok. Pibadi Desri

Limapuluh Kota, nagari-news.com– Meski SK PNS bagi 172 orang guru yang terhitung pengangkatan tahun 2018 itu sudah diserahkan sebagai tanda penempatan dan sebarannya. Namun kekurangan guru di Kabupaten Limapuluh Kota dinilai belum bisa teratasi secara maksimal.

Sebab berdasarkan analisa kebutuhan guru di Kabupaten Limapuluh Kota, terdapat sekitar 800 lebih guru lagi yang dibutuhkan. Artinya perlu upaya pemenuhan kebutuhan guru lebih baik agar pendidikan anak-anak hingga kesudut nagari juga bisa dioptimalkan.

Bacaan Lainnya

Hal itu menjadi penilaian mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, Desri saat coba diminta analisisnya terkait kebutuhan guru di Kabupaten Limapuluh Kota saat ini.

Berdasarkan data dari catatan kekurangan guru di Limapuluh Kota sejak tahun 2016 tercatat sudah diangka 800 orang guru. Bahkan ditahun 2017 menurut Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, terdapat kekurangan guru sekitar seribuan lebih.

Artinya dengan pengangkatan 172 orang guru, Limapuluh Kota masih kekurangan banyak tenaga guru. Hal itu tentunya akan berbanding lurus dengan kualitas pendidikan dan kemajuan pendidikan daerah.

Mantan Kadisdik, Desri mengaku, saat menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, kekurangan guru sudah mencapai angka 600 orang. Setelah Lima tahun lebih sejak saat itu, tentunya kata Desri, kekurangan guru juga sudah bertambah.

“Sebab sebagian besar guru juga sudah banyak yang pensiun. Sementara pengangkatan sangat terbatas. Sepertinya kekurangan guru saat ini sudah diangka 1.000 lebih. Coba kita lihat disekolah yang ada disudut nagari, masih ada yang hanya Dua atau Tiga orang saja guru PNS nya,” ungkap Desri.

Kendati demikian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Limapuluh Kota, Indrawati Munir mengatakan, memang terjadi kekurangan guru. Namun setidaknya dengan pengangkatan guru saat ini, akan lebih membantu atasi kekurangan yang ada.

“Kita memang kekurangan guru, namun dengan pengangkatan tahun 2018 dengan kuota sebanyak 172 orang itu, cukup banyak dibanding daerah-daerah lain di Sumbar. Mudah-mudaham akan sangat membantu kekurangan guru, terutama di daerah-daerah yang jauh disudut nagari. Para guru ini dilapangan akan sangat membantu kekurangan guru yang ada,”pungkas Kadisdik.(nn)

Pos terkait